(Lhasa, Tibet) – Pemerintah Cina di Tibet mengatakan telah memenjarakan 30 orang aktivis pro kemerdekaan Tibet, kemarin, karena terlibat dalam kerusuhan di ibukota Tibet, Lhasa bulan lalu.Tiga aktivis dihukum penjara seumur hidup dan hukuman terendah adalah tiga tahun penjara, menurut laporan pejabat Agen Berita Xinhua, yang mengutip pernyataan Pengadilan Tinggi Lhasa, Tibet. 17 orang dijatuhi hukuman kemarin pagi dan 13 dijatuhi hukuman kemarin sore.
Human Right Watch mengutuk putusan tersebut dengan alasan persidangan diadakan secara tertutup dan terdakwa tidak didampingi pengacara. “ Ini tidak adil dan dan tidak transparan. Ini penghukuman politik yang bertopeng proses legal,” kata Sophie Richardson, Direktur Advokasi Human Right Watch kawasan Asia dalam peryataannya hari ini, Rabu (30/1).
Kerusuhan di Lhasa meletus pada 14 Maret 2008 dan menyebar ke seluruh Tibet – provinsi di selatan Cina. Protes tersebut merupakan yang terbesar sejak kelompok pro kemerdekaan Tibet sejak demonstrasi tahun 1989.
Kerusuhan menyebabkan terbakarnya 7 sekolah, 5 rumah sakit, 120 rumah dan 908 toko dijarah. Kerugian total senilai 34,9 juta dolar AS, kata Xin Hua. 18 warga sipil dan 1 polisi tewasa dan 600 warga terluka dalam kerusuhan itu. (Bloomberg/Adi-Internasional)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar