(Kobe, Jepang) – Bank Dunia bersama Amerika Serikat, Inggris dan Jepang berjanji akan menambah setidaknya 5,5 milyar dolar AS dana untuk perubahan iklim tahun ini.
Menurut Wakil Presiden Bank Dunia, dana itu akan dipakai untuk membantu negara miskin agar menggunakan teknologi ramah lingkungan dan mengurangi pemanasan global.
Bank Dunia setuju untuk membicarakan pendanaan ini pada pertemuan pimpinan di bulan Juli dan segera meningkatkan dananya pada musim gugur tahun ini, kata Katherine Sierrra dalam sebuah wawancara di kota Kobe, Minggu (25/5) ketika menghadiri pertemuan tingkat menteri lingkungan negara G-8.
“Kami berharap tahap awal pendanaan teknologi ramah lingkungan dimulai dengan 5 milyar dolar AS dan lainnya akan mengikuti 500 juta dolar AS untuk memperbaiki iklim, “ kata Sierra sambil menambahkan pengumuman selanjutnya akan disampaikan pada pertemuan G-8 pada bulan Juli.
Pertemuan tiga hari di Kobe, merupakan pendahuluan sebelum KTT di Hokkaido yang merupakan bagian dari usaha menyukseskan Protokol Kyoto secara global. Australia, Brazil, Cina, India, Indonesia, Mexico, Korea Selatan, Afrika Selatan and Antigua ambil bagian pada pertemuan Kobe ini.
Bank Dunia mengumumkan pada 23 Mei, bahwa perwakilan dari 40 negara industri dan berkembang telah menyetujui pembentukan dua pendanaan investasi internasional. Mereka akan menyediakan pendanaan bagi negara berkembang agar menggunakan teknologi ramah lingkungan dn mencegah dampak perubahan iklim.
Bank Dunia dan tiga negara berniat meningkatkan dana sampai 10 juta dolar AS dalam 3 tahun ke depan. Penasihat ekonomi internasional Presiden Bush, Daniel Price mengatakan, dana 10 milyar dolar AS tidak cukup untuk mengembangkan teknologi bersih di dunia. (Bloomberg/Adi/Internasional)
25 Mei 2008
Bank Dunia Tambah US$ 5,5 Untuk Perubahan Iklim
Posting Time
4:02:00 PM
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar