(Jakarta) – Harga rumah sehat sederhana (RSH) dan rumah susun sederhana milik (Rusunami) pada tahun 2009 diperkirakan akan naik sampai dengan 10 persen karena dampak kenaikan harga bahan bangunan yang dipicu naiknya harga minyak dunia.
“Ada kemungkinan kenaikan harga karena kenaikan BBM. Kira-kira dibawah 10 persen karena mahalnya raw material seperti semen dan baja. Sekarang masih ditinjau dan baru kita lihat penyesuaiannya tahun depan” kata Sekjen Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) Alwi Bagir Mulachela, dalam REI EXPO 2008, di JCC, Jakarta, Sabtu (3/5).
Namun, lanjut Alwi, kenaikan harga mungkin saja diberlakukan saat ini jika kondisi harga bahan bangunan dan harga tanah terus melonjak.”Kalo cost-nya naik terus ya kita gak berani bangun. Kalo diatas Rp 2 juta (harga tanah/m2- red) kita nggak sanggup. Konstruksinya saja hampir Rp 2,6 juta. Kalo harga (jual-red) nggak naik nggak akan cukup” ujarnya.
Saat ini harga RSH ditetap maksimal Rp 55 juta /unit dan Rusunami Rp. 144 juta/unit. Jika proyeksi kenaikan maksimal 10 persen diberlakukan maka harga pada tahun 2009, harga RSH menjadi Rp 60,5 juta/unit dan Rusunami menjadi sekitar Rp 158 juta/unit. (Renny/Adi/Ekbis-Sektor Riil).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar