(Bogota) – Komandan pemberontak Farc di Kolombia telah menyerahkan diri pada pihak yang berwenang, kata pejabat tinggi setempat.
Nelly Avila Morena atau lebih dikenal Karina, dinyatakan bersalah atas serangkaian pembunuhan, penculikan dan pemerasan di wilayah barat laut Antiokia
Wartawan BBC mengatakan penyerahan dirinya adalah tindakan tak terduga bagi Presiden Kolombia Alvaro Uribe yang menjadikan dirinya target utama pasukan keamanan tahun 2002.
Farc, Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia, telah bertempur untuk menggulingkan pemerintah selama lebih dari 40 tahun.
Karina mempunyai reputasi yang mengerikan di Antiokia, dan banyak pengusaha dan peternak telah menderita akibat pemerasan, penculikan dan pembunuhan di tangannya.
Tidak ada yang meragukan semangat tempurnya, dan berbagai luka di tubuhnya akibat pertempuran telah membuktikan hal tersebut.
Bahkan pada tahun 2002, bagi yang dapat membunuhnya akan diberi ganjaran 800,000 dollar AS.
Karina merupakan contoh wanita dalam tentara pemberontak yang membawahi lebih dari sepertiga barisan Farc. Atasan sebelumnya, Ivan Rios terbunuh pada bulan Maret oleh pengawalnya.
Sejak saat itu, Karina memegang komando divisi Farc di Antiokia. (BBC/Lala/Internasional)
Nelly Avila Morena atau lebih dikenal Karina, dinyatakan bersalah atas serangkaian pembunuhan, penculikan dan pemerasan di wilayah barat laut Antiokia
Wartawan BBC mengatakan penyerahan dirinya adalah tindakan tak terduga bagi Presiden Kolombia Alvaro Uribe yang menjadikan dirinya target utama pasukan keamanan tahun 2002.
Farc, Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia, telah bertempur untuk menggulingkan pemerintah selama lebih dari 40 tahun.
Karina mempunyai reputasi yang mengerikan di Antiokia, dan banyak pengusaha dan peternak telah menderita akibat pemerasan, penculikan dan pembunuhan di tangannya.
Tidak ada yang meragukan semangat tempurnya, dan berbagai luka di tubuhnya akibat pertempuran telah membuktikan hal tersebut.
Bahkan pada tahun 2002, bagi yang dapat membunuhnya akan diberi ganjaran 800,000 dollar AS.
Karina merupakan contoh wanita dalam tentara pemberontak yang membawahi lebih dari sepertiga barisan Farc. Atasan sebelumnya, Ivan Rios terbunuh pada bulan Maret oleh pengawalnya.
Sejak saat itu, Karina memegang komando divisi Farc di Antiokia. (BBC/Lala/Internasional)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar