(Jakarta)- Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso menyatakan Pemerintah Timor Leste meminta Indonesia kerjasama bidang pendidikan di lingkungan kemiliteran.“Pemerintah Timor Leste akan mengirimkan perwira-perwiranya untuk dididik dan dilatih di Indonesia. Para perwira tersebut akan mengikuti pendidikan di Sesko AL dan beberapa pendidikan lain,” ujar Panglima TNI usai menerima kunjungan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao yang didampingi duta besar Timor Leste untuk Indonesia Ovidio De Jesus Amaral dan Brigadier General Taur Matan Ruak (Chief of F-FDTL), di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (30/4).
Dalam kunjungan kehormatan Pemerintah Timor Leste tersebut, PM Xanana berkeinginan untuk ikut serta sebagai peninjau pada latihan bersama antara Indonesia dengan beberapa negara di Asean serta mengadakan kerja sama dalam menghadapi bencana alam.
”Pada prinsipnya TNI akan melaksanakan apa yang menjadi keputusan politik pemerintah, dimana prosesnya akan diawali dengan kesepakatan antara Menhan RI dan Menhan Demokrasi Timor Leste,” jelas Panglima.
Dalam menerima kunjungan PM Timor Leste tersebut, Panglima TNI didampingi oleh Kasad Jenderal TNI Agustadi Sasongko, Kasal Laksamana TNI Sumardjono, Kasau Marsekal TNI Subandrio, Asintel Panglima TNI, Asops Panglima TNI, Kapuspen TNI dan Kababinkum TNI. (Subhan/ Pemerintahan)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar