(London) – Bank Swiss, UBS yang terkena dampak krisis kredit terbesar di Eropa, akan mengumumkan rencana pemotongan lapangan pekerjaan pada Selasa, saat merilis laporan triwulan.
Spekulasi yang berkembang diantara pegawai UBS mengatakan bank akan memotong lebih dari 10 persen kekuatan pekerja global yang berjumlah 83,000 orang, namun ada informasi yang menyebut kurang dari 10 persen.
Pengurangan lapangan kerja akan diumumkan, Selasa, bersamaan dengan hasil laporan triwulan bank yang pertama kalinya.
“Kami akan memberi update awal Mei,” kata juru bicara bank, Kamis, menolak memberi detail atau berkomentar lebih lanjut.
Bank dapat memotong hingga 2,200 pekerjaan, terutama pada investasi perbankan dan divisi perdagangan. Hal ini mewakili 10 persen dari investasi bank sebanyak 22,000 pegawai.
Kepala Eksekutif UBS, Marcel Rohner mengatakan level susunan kepegawaian bulan lalu akan diatur sejalan dengan perkembangan pasar. “Perkiraan pemotongan divisi sebanyak 3,000 hingga 4,000 staff terlalu banyak,” katanya.
UBS mengalami kerugian peminjaman 37 milyar dollar untuk asset beresiko menyusul krisis kredit perumahan AS dan kegentingan kredit lebih lanjut.
Pemotongan tampaknya akan fokus pada perusahaan dengan pendapatan tetap yang menyebabkan banyak kerugian bank, daripada area seperti hak kekayaan atau manajemen kekayaan. (Reuters/Lala/Internasional)
Spekulasi yang berkembang diantara pegawai UBS mengatakan bank akan memotong lebih dari 10 persen kekuatan pekerja global yang berjumlah 83,000 orang, namun ada informasi yang menyebut kurang dari 10 persen.
Pengurangan lapangan kerja akan diumumkan, Selasa, bersamaan dengan hasil laporan triwulan bank yang pertama kalinya.
“Kami akan memberi update awal Mei,” kata juru bicara bank, Kamis, menolak memberi detail atau berkomentar lebih lanjut.
Bank dapat memotong hingga 2,200 pekerjaan, terutama pada investasi perbankan dan divisi perdagangan. Hal ini mewakili 10 persen dari investasi bank sebanyak 22,000 pegawai.
Kepala Eksekutif UBS, Marcel Rohner mengatakan level susunan kepegawaian bulan lalu akan diatur sejalan dengan perkembangan pasar. “Perkiraan pemotongan divisi sebanyak 3,000 hingga 4,000 staff terlalu banyak,” katanya.
UBS mengalami kerugian peminjaman 37 milyar dollar untuk asset beresiko menyusul krisis kredit perumahan AS dan kegentingan kredit lebih lanjut.
Pemotongan tampaknya akan fokus pada perusahaan dengan pendapatan tetap yang menyebabkan banyak kerugian bank, daripada area seperti hak kekayaan atau manajemen kekayaan. (Reuters/Lala/Internasional)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar