| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

04 Agustus 2008

Peraih Nobel Rusia Solzhenitsyn Tutup Usia

(Beijing) – Peraih hadiah Nobel dan novelis dari Rusia yang mengenalkan sistem penjara Stalin pada novelnya, Alexander Solzhenitsyn, meninggal dalam usia 89 tahun akibat gagal jantung di kediamannya di Moskow, Senin (4/8). Demikian dilaporkan media.

Solzhenitsyn diganjar hadiah Nobel untuk bidang literatur pada tahun 1970 untuk novelnya “The First Circle.” Dia tidak menghadiri upacara penerimaan Nobel karena khawatir dirinya tidak akan diperbolehkan kembali ke Uni Soviet (Rusia).

Setelah novel “The Gulag Archipelago” diterbitkan pada tahun 1974, kewarganegaraan Solzhenitsyn dilepas oleh pemerintah dan dikirim ke pengasingan pada tahun 1974.

Solzhenitsyn kemudian bermukim di Amerika Serikat, tempat dia menerima undangan mengajar di Universitas Stanford di California, lalu pindah ke areal hutan di Cavendish, Vermont, bersama keluarganya selama beberapa tahun.

Pada tahun 1990, kewarganegaraannya dikembalikan dan dia kembali ke Rusia. Pada bulan Juni tahun lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menganugerahkan Penghargaan Negara, gelar kehormatan tertinggi Rusia, sebagai tanda pengabdiannya pada tanah air dalam upacara yang mewah di Kremlin.

Saat berbicara melalui pesan video, Solzhenitsyn mengatakan dirinya tersanjung dengan perhatian yang diberikan pada karyanya lewat Penghargaan Negara Rusia tersebut.

“Sampai akhir hidup saya, saya dapat berharap bahan bersejarah yang dikumpulkan oleh saya dan diperkenalkan untuk pembaca saya, memasuki kesadaran dan kenangan rekan senegara saya,” ujarnya.

Edisi lengkap dari karya Solzhenitsyn, termasuk tulisan yang belum dipublikasi, mulai diterbitkan pada tahun 2006, dengan jilid terakhir dijadwalkan keluar tahun 2010.

Presiden Rusia Dmitry Medvedev telah menyampaikan pernyataan dukacita pada keluarga Solzhenitsyn. (BBC/Lala/Internasional)

Tidak ada komentar: