(Jakarta) – Keputusan SBY untuk mempertahankan Menneg PPN Paskah suzetta dan Menteri Kehutanan MS Kaban akan membuat publik jadi menyangsikan kesungguhan SBY dalam usaha pemberantasan korupsi.
Hal ini disampaikan pakar politik dari LIPI Syamsudin Haris saat menghadiri Diskusi public bertemakan ‘RUU Pilpres dan Peluang Kaum Muda Dalam Pilpres 2009’ di Jakarta Media Center, Jakarta, Selasa (5/8).
“SBY seharusnya mempertahanklan komitemennya untuk menyelengarakan pemerintahan yang bersih. Dengan kebijakan mempertahankan Paskah dan Kaban itu publik jadi menyangsikan kesungguhan dari SBY Itu,” jelasnya.
Menurut Syamsudin, keputusan Presiden untuk mempertahankan kedua pembantunnya itu disebabkan alasan politis. “MS Kaban merupakan Ketua Umum Partai Bulan Bintang dan merupakan parpol pendukung SBY pada pilpres putaran kedua pada 2004,” ujar Syamsuddin.
Jika mencopot Kaban, lanjut Syamsuddin, SBY mungkin akan kehilangan dukungan dari PBB. “Ini soal etika, karena PBB partai yang sudah mengeluarkan keringat untuk dukung SBY. Sedangkan kalau Golkar kan tidak dukung,” pungkasnya. (Taupik)
Hal ini disampaikan pakar politik dari LIPI Syamsudin Haris saat menghadiri Diskusi public bertemakan ‘RUU Pilpres dan Peluang Kaum Muda Dalam Pilpres 2009’ di Jakarta Media Center, Jakarta, Selasa (5/8).
“SBY seharusnya mempertahanklan komitemennya untuk menyelengarakan pemerintahan yang bersih. Dengan kebijakan mempertahankan Paskah dan Kaban itu publik jadi menyangsikan kesungguhan dari SBY Itu,” jelasnya.
Menurut Syamsudin, keputusan Presiden untuk mempertahankan kedua pembantunnya itu disebabkan alasan politis. “MS Kaban merupakan Ketua Umum Partai Bulan Bintang dan merupakan parpol pendukung SBY pada pilpres putaran kedua pada 2004,” ujar Syamsuddin.
Jika mencopot Kaban, lanjut Syamsuddin, SBY mungkin akan kehilangan dukungan dari PBB. “Ini soal etika, karena PBB partai yang sudah mengeluarkan keringat untuk dukung SBY. Sedangkan kalau Golkar kan tidak dukung,” pungkasnya. (Taupik)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar