(Jakarta) - PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sedang melakukan pembicaraan dengan investor untuk menjual saham beberapa anak usahanya. Penjualan ini bertujuan untuk menutupi utang perseroan yang saat ini telah mencapai US$ 1,2 miliar.
Beberapa investor yang sedang menjajagi untuk mengakusisi anak perusahan BNBR antara lain Avenue Capital Asia, Credit Lyonnais, Tata Group, dan empat konsorsium lokal yang didalamnya termasuk dari Sampoerna dan Djarum.
Direktur BNBR Ari Saptari Hudaya mengatakan , aksi koorporasi yang diitilahkan dengan rasionalisasi investasi ini akan dilakuakn dengan menjual saham semua anak perusahaan BNBR dengan konsep investor selaku pembeli saham atau sebagai project partner ana-anak usaha, ” Meskipun dijual, Bakrie Brothers akan berposisi sebagai pemegang saham mayoritas, ” tegas Ari , Minggu (12/10) di Jakarta.
Sementara Dileep Srivastava, Investor Relation BUMI mengatakan proses pembicaraan penjualan anak usaha BNBR diharapkan bisa selesai pada minggu ini. Meskipun, Dillep belum mau menjelaskan mana-mana anak usaha yang akan dijual, namun ia menyebutkan bahwa Avenue sudah tertarik pada salah satu anak usaha BNBR, yakni PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Bakrie Development Tbk (Elty), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). Sementara pihak Credit Lyonnaise, tertarik dengan PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP).
Saat ini aset BNBR dan kelima anak perusahaann bernilai US$ 6 miliar. Keenam perusahaan tersebut juga telah dijadikan jaminan utang oleh peseroaan yang saat ini mencapai US$1,2 miliar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar