| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

13 Oktober 2008

Bursa Saham Asia dan Australi Menguat

(Jakarta) – Pagi ini (13/10) bursa saham Asia dan Australia ketika dibuka, sebagian besar menguat jika dibandingkan dengan posisi pada penutupan akhir pekan lalu.

Indeks saham gabungan yang menjadi "benchmark" di Bursa Singapura, Straits Times, dibuka naik 1,75 persen atau 34 poin ke level 1.982,23 terdorong oleh sinyal positif yang dibawa oleh para pemimpin keuangan dunia yang menyatakan bersatu untuk mengatasi krisis finansial global.Di Hongkong, Hang Seng langsung dibuka lebih tinggi 2,4 persen dibanding penutupan Jumat pekan lalu, juga terdorong upaya serempak dunia menenangkan krisis keuangan global.

Situasi serupa berlaku di Australia di mana dua indeks saham kuncinya, ASX 200 dan All Ordinaries, dibuka naik signifikan masing-masing 222,6 poin menjadi 4.183,3 dan 206,8 poin menjadi 4.146,3 poin, terutama karena dierek oleh saham-saham perbankan.

AFP melaporkan, saham perbankan dibuka naik tajam menyusul pengumuman Perdana Menteri Kevin Rudd bahwa pemerintah akan menjamin simpanan di institusi keuangan Australia untuk tiga tahun mendatang.

Bursa saham lain yang langsung diguyur sentimen beli diantaranya adalah Seoul di mana indeks patokan KOSPI dibuka naik 31,48 poin pada 1.272,95.Sebaliknya, di Wellington, Selandia Baru, para pelaku pasar di New Zealand Stock Exchange, langsung mengambil posisi jual sehingga indeks acuan NZX-50 turun tipis 0,64 poin pada 2.804,67.

Penurunan di awal perdagangan paling tajam terjadi di Bursa Taiwan dengan dibuka langsung tertekan tajam 131,62 poin atau 2,57 persen pada 4.999,09 poin."Saham-saham Taiwan dibuka turun tajam pada seluruh papan perdagangan tertekan anjolknya harga di pasar global akhir pekan lalu," dealer di Taiwan memberi alasan. (*/Mimie)

Tidak ada komentar: