(Jakarta) - Usulan nama-nama calon presiden dari internal Partai Golkar dirasa sudah tidak terbendung lagi. Sepuluh nama muncul di rapat Komisi A yang membidangi organisasi dan 10 nama ini akan digulirkan, agar rakyat mengetahui siapa nama-nama populer di Partai Golkar. Bahkan nama Akbar Tandjung dan Yuddy Chrisnandi pun muncul.
Demikian pernyataan Ketua DPP Partai Golkar Anton Lesiangi kepada wartawan disela acara Rapimnas ,di JCC, Jakarta, hari ini (19/10).
"Golkar punya 10 nama dan itu baru akan diputuskan setelah pemilu legislatif dengan komitmen rapimnas ke III," tukasnya.
Dengan digulirkannya kesepuluh nama ini, Anton mengatakan dirinya meyakini 50 persen suara akan bisa terjaring di Partai Golkar.
"Ini (10 nama) sudah terungkap, saya yakin 50 persen suara tercapai. kalau kita komitmen yang kita tampilkan calon internal dari orang-orang ini pasti ada rakyat yang suka," ujarnya yakin.
Ketika ditanya jika rekomendasi ini diabaikan pada saat rapat pimpinan khusus (rapimsus), Anton tidak menghiraukannya, "Silahkan saja, yang penting rakyat tahu siapa capres dan cawapresnya," tandas Anton.
Lebih lanjut Anton mengatakan, dirinya menghormati keputusan rapimnas III yang menyatakan penentuan posisi capres dan cawapres itu setelah pileg. "Namun yang menentukan siapa capres dan cawapresnya biar rakyat saja."
Berikut ini kesepuluh nama yang direkomendasikan Komisi A, Jusuf Kalla, Sultan Hamengkubuwono X, Surya Paloh, Agung Laksono, Aburizal Bakri, Muladi, Akbar Tandjung, Fadel Muhammad, Fahmi Idris dan Yuddy Chrisnandi.
"Untuk JK saya doakan jadi presiden terpilih nantinya, dan khusus Sultan dia satu-satunya kader internal Golkar yang dalam survei bisa masuk 3 besar meski akhir-akhir ini digeser Prabowo," pungkasnya. (Mimie)
Demikian pernyataan Ketua DPP Partai Golkar Anton Lesiangi kepada wartawan disela acara Rapimnas ,di JCC, Jakarta, hari ini (19/10).
"Golkar punya 10 nama dan itu baru akan diputuskan setelah pemilu legislatif dengan komitmen rapimnas ke III," tukasnya.
Dengan digulirkannya kesepuluh nama ini, Anton mengatakan dirinya meyakini 50 persen suara akan bisa terjaring di Partai Golkar.
"Ini (10 nama) sudah terungkap, saya yakin 50 persen suara tercapai. kalau kita komitmen yang kita tampilkan calon internal dari orang-orang ini pasti ada rakyat yang suka," ujarnya yakin.
Ketika ditanya jika rekomendasi ini diabaikan pada saat rapat pimpinan khusus (rapimsus), Anton tidak menghiraukannya, "Silahkan saja, yang penting rakyat tahu siapa capres dan cawapresnya," tandas Anton.
Lebih lanjut Anton mengatakan, dirinya menghormati keputusan rapimnas III yang menyatakan penentuan posisi capres dan cawapres itu setelah pileg. "Namun yang menentukan siapa capres dan cawapresnya biar rakyat saja."
Berikut ini kesepuluh nama yang direkomendasikan Komisi A, Jusuf Kalla, Sultan Hamengkubuwono X, Surya Paloh, Agung Laksono, Aburizal Bakri, Muladi, Akbar Tandjung, Fadel Muhammad, Fahmi Idris dan Yuddy Chrisnandi.
"Untuk JK saya doakan jadi presiden terpilih nantinya, dan khusus Sultan dia satu-satunya kader internal Golkar yang dalam survei bisa masuk 3 besar meski akhir-akhir ini digeser Prabowo," pungkasnya. (Mimie)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar