(New York) - Jepang terpilih sebagai anggota sementara Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, PBB, setelah mengalahkan Iran dalam memperebutkan kursi wakil Asia.
Seperti yang dilansir dari BBC, Dalam pemilihan di kantor pusat PBB di New York itu, Jepang mendapat 158 suara dan Iran mengumpulkan 32 suara.
Sementara itu, Turki dan Austria terpilih untuk mengisi kursi wakil Eropa, dengan mengalahkan Islandia.
Uganda dan Meksiko mendapatkan kursi di Dewan Keamanan tanpa saingan.
Kelima negara ini akan mulai menduduki kursi mereka di Dewan Keamanan pada tanggal 1 Januari 2009.
Mereka mengganti posisi Afrika Selatan, Panama, Indonesia, Italia dan Belgia.
Wartawan BBC di New York mengatakan Jepang, yang merupakan penyumbang dana kedua terbesar di PBB, memiliki reputasi baik dan dipandang sebagai calon pemegang kursi tetap Dewan Keamanan.
Sebaliknya, Iran mendapat sanksi dari Dewan Keamanan karena program nuklir negara itu.
Sementara, dalam perebutan kursi wakil Eropa, Islandia memang sejak awal tidak diperhitungkan namun masalah finansial yang kini melanda negara itu memperburuk keadaan dan para diplomat mengatakan Islandia kehilangan suara karena itu.
Disaat upaya lobby memasuki tahap-tahap akhir, para dutabesar menggambarkan suasana di gedung PBB tampak tegang.
Menjelang akhir kampanye, sejumlah negara menurunkan menteri luar negeri mereka untuk mendesak dan meminta dukungan suara.
Kursi sementara Dewan Keamanan PBB menjadi incaran banyak negara karena tugasnya meliputi penjatuhan sanksi, pengerahan penjaga perdamaian dan membuat kebijakan di tempat-tempat konflik, mulai dari Korea hingga Darfur. (BBC/Ren)
Seperti yang dilansir dari BBC, Dalam pemilihan di kantor pusat PBB di New York itu, Jepang mendapat 158 suara dan Iran mengumpulkan 32 suara.
Sementara itu, Turki dan Austria terpilih untuk mengisi kursi wakil Eropa, dengan mengalahkan Islandia.
Uganda dan Meksiko mendapatkan kursi di Dewan Keamanan tanpa saingan.
Kelima negara ini akan mulai menduduki kursi mereka di Dewan Keamanan pada tanggal 1 Januari 2009.
Mereka mengganti posisi Afrika Selatan, Panama, Indonesia, Italia dan Belgia.
Wartawan BBC di New York mengatakan Jepang, yang merupakan penyumbang dana kedua terbesar di PBB, memiliki reputasi baik dan dipandang sebagai calon pemegang kursi tetap Dewan Keamanan.
Sebaliknya, Iran mendapat sanksi dari Dewan Keamanan karena program nuklir negara itu.
Sementara, dalam perebutan kursi wakil Eropa, Islandia memang sejak awal tidak diperhitungkan namun masalah finansial yang kini melanda negara itu memperburuk keadaan dan para diplomat mengatakan Islandia kehilangan suara karena itu.
Disaat upaya lobby memasuki tahap-tahap akhir, para dutabesar menggambarkan suasana di gedung PBB tampak tegang.
Menjelang akhir kampanye, sejumlah negara menurunkan menteri luar negeri mereka untuk mendesak dan meminta dukungan suara.
Kursi sementara Dewan Keamanan PBB menjadi incaran banyak negara karena tugasnya meliputi penjatuhan sanksi, pengerahan penjaga perdamaian dan membuat kebijakan di tempat-tempat konflik, mulai dari Korea hingga Darfur. (BBC/Ren)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar