| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

10 Oktober 2008

KPK Masih Belum Tentukan Panggil Miranda Goeltom

(Jakarta) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memastikan melakukan pemanggilan terhadap Miranda S Goeltom terkait cek yang diterima sejumlah anggota DPR pasca pemilihan Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004 silam.

“Kita belum tahu apakah Miranda akan dipanggil atau tidak. Proses penyelidikan tidak bisa ditentukan berapa lama waktunya. Itu tergantung dari proses pengembangan informasi yang kita dapat,” ujar Juru Bicara KPK Johan Budi kepada wartawan di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Jumat (10/10).

Johan mengatakan, KPK masih terus menyelidiki pencairan cek yang disinyalir diterima oleh 40 anggota DPR. “Pencairan travel cheqque (tc) kita sudah menelusuri apakah itu terkait pemilihan Miranda itu dulu (pemilihan Deputi Gubernur Senior BI),” jelas Johan.

Hingga saat ini, lanjut Johan, belum ada bukti yang jelas apakah benar Miranda yang memberikan sejumlah uang dalam bentuk tc tersebut. “Yang mengatakan pelaku pemberi cek itu Miranda siapa? Ini kan masih dalam proses penyelidikan, kesimpulan itu darimana, ditunggu saja,” imbuh Johan.

Mencuatnya penerimaan sejumlah uang kepada para anggota DPR terkait pemilihan Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior BI muncul sejak mantan anggota DPR Komisi IX Agus Condro melaporkan ke KPK bahwa dirinya memang menerima tc Rp 500 juta. Agus juga menyatakan selain dirinya, beberapa anggota lainnya juga menerima tc. Selain itu, Pusat Pelaporan Analisis Transaksi dan Keuangan (PPATK) juga melaporkan terdapat 40 orang lainnya yang menerima tc. (Dhita)

Tidak ada komentar: