(Jakarta) - Pemerintah berencana akan mengalokasikan dana sebesar Rp 4 triliun, untuk digunakan pembelian saham kembali (buyback).
Demikian yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani disela-sela jumpa pers di Depkeu, Kamis (9/10), Jakarta.
Menurut Menkeu dana tersebut berasal dari APBN yaitu, termasuk didalamnya anggaran yang dialokasikan dalam pusat investasi pemerintah
Selain itu, kata Menkeu, anggaran tersebut juga digunakan untuk mendukung proyek infrastruktur yang cukup memberikan arti strategis
Kendati demikian, kata Menkeu dalam investasi pemerintah dimungkinkan untuk melakukan pembelian saham "Nanti kita akan lihat pembelian kembali oleh bumn-bumn yang mempunyai nilai dan fundamental yang bagus bagi pemerintah itu yang akan kami dukung," papar Ani, sapaan akrab Menkeu.
Namun, tambah Menkeu, dana yang akan digunakan untuk pembelian saham kembali, akan digunakan untuk mendukung dan menjaga nilai kewajaran dari perusahaan-perusahaan emiten yang dianggap baik. (Renny)
Demikian yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani disela-sela jumpa pers di Depkeu, Kamis (9/10), Jakarta.
Menurut Menkeu dana tersebut berasal dari APBN yaitu, termasuk didalamnya anggaran yang dialokasikan dalam pusat investasi pemerintah
Selain itu, kata Menkeu, anggaran tersebut juga digunakan untuk mendukung proyek infrastruktur yang cukup memberikan arti strategis
Kendati demikian, kata Menkeu dalam investasi pemerintah dimungkinkan untuk melakukan pembelian saham "Nanti kita akan lihat pembelian kembali oleh bumn-bumn yang mempunyai nilai dan fundamental yang bagus bagi pemerintah itu yang akan kami dukung," papar Ani, sapaan akrab Menkeu.
Namun, tambah Menkeu, dana yang akan digunakan untuk pembelian saham kembali, akan digunakan untuk mendukung dan menjaga nilai kewajaran dari perusahaan-perusahaan emiten yang dianggap baik. (Renny)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar