(Jakarta) - Setiap tahun pemerintah menaikkan tarif tol, hal tersebut disinyalir untuk menutupi kenaikan inflasi. “Itu sudah ditulis dalam kontrak perjanjian kita, karena PP (Peraturan Pemerintah-red)nya seperti itu, UU juga katakan begitu. Saya kira bukan karena UU, tetapi logikanya juga begitu,” kata Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto di Gedung Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu (30/4).
Selain itu, Menteri PU mengatakan setuju dengan kenaikan tarif jalan tol. “Begitu konsep diselesaikan oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol-red) akan segera diteken,” katanya.
Sementara untuk ruas Jakarta, Cikampek, dan tol Sudiyatmo, lanjut Menteri PU, kenaikan sebesar 12,4 persen, selama ini tidak ada masalah sama sekali, karena Jasamarga telah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Ketika ditanya terkait hambatan pembebasan lahan, Menteri PU menyatakan pemerintah akan menyiapkan dana terlebih dahulu.
“Jadi sebelum dibangun jalan kita bebaskan dulu, begitu sudah bebas baru ditukar. Kalau dulu kan tidak, dibebaskan dulu, kalau pembebasan macet,uang investor akan tertahan. Sekarang kita akan bebaskan dulu sampai pada 1 ruas selesai sehinga ia bisa bekerja, baru akan diganti oleh pemerintah,” jelas Menteri PU. (Renny/Mimie/Sektor Riil)
Selain itu, Menteri PU mengatakan setuju dengan kenaikan tarif jalan tol. “Begitu konsep diselesaikan oleh BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol-red) akan segera diteken,” katanya.
Sementara untuk ruas Jakarta, Cikampek, dan tol Sudiyatmo, lanjut Menteri PU, kenaikan sebesar 12,4 persen, selama ini tidak ada masalah sama sekali, karena Jasamarga telah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Ketika ditanya terkait hambatan pembebasan lahan, Menteri PU menyatakan pemerintah akan menyiapkan dana terlebih dahulu.
“Jadi sebelum dibangun jalan kita bebaskan dulu, begitu sudah bebas baru ditukar. Kalau dulu kan tidak, dibebaskan dulu, kalau pembebasan macet,uang investor akan tertahan. Sekarang kita akan bebaskan dulu sampai pada 1 ruas selesai sehinga ia bisa bekerja, baru akan diganti oleh pemerintah,” jelas Menteri PU. (Renny/Mimie/Sektor Riil)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar