HL KEN INI DULU YA SEBELUM HARGA MINYAK
(Jakarta) – Momentum ’10 tahun lengsernya penguasa Orde Baru, Presiden Soeharto’, Rabu (21/5) diisi sejumlah elemen masyarakat dengan berdemo. Sebagian besar pengunjuk rasa akan menggelar aksi di Istana Negara, Jakarta, dengan mengusung tema bersama menolak rencana kenaikan harga BBM.
Pihak Polda Metro Jaya mencatat, kelompok yang akan menggelar demo di antaranya, Front Rakyat Menggugat (FRM), Front Perjuangan Rakyat. Lainnya, dari elemen mahasiswa, seperti BEM se-Indonesia, Dewan Mahasiswa Jabotabek, Komite Solidaritas Nasional, KAMMI Jakarta, Front Pembebasan Nasional dan Aliansi Lintas Komisariat HMI Jakarta.
Sesuai laporan, Front Pembebasan Nasional (FPN) mengklaim akan menurunkan 5.000 orang - 7.500 orang, dengan tuntutan selain menolak kenaikan harga BBM, juga turunkan harga Sembako. Mereka akan berjalan dari 3 titik, yaitu pertigaan lampu merah Salemba, pertigaan lampu merah Universitas Trisakti dan Bundaran Patung Kuda Indosat.
Kepada pengguna jalan diharapkan bisa mengantisipasi aksi-aksi demonstrasi tersebut, agar tidak terjebak dalam kemacetan panjang yang melelahkan. Apalagi, karena tanpa aksi unjuk rasa pun sehari-hari wilaya DKI Jakarta sudah menjadi biang kemacetan. (*/Naz)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar