| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

01 Mei 2008

Arief Rahman: Pendidikan Harus Ciptakan Generasi Cerdas dan Berakhlak

(Jakarta)- Menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia dan berbudi pekerti adalah hal penting yang harus diperhatikan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.

“Kita harus konsisten dan terus-menerus menciptakan generasi yang cerdas serta berakhlak dengan pembentukan budi pekerti. Kalau evaluasinya melalui sistem ujian nasional saja seperti sekarang, saya khawatir masalah pembentukan akhlak tidak mendapat ruang dan terbentuk secara optimal,” kata Pakar Pendidikan Arief Rahman, saat dihubungi IndonesiaOntime, Kamis (1/5).

Dalam pandangan Arief Rahman, ujian nasional yang selama ini hanya menilai mata pelajaran Mate-matika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia punya kekuatan mem-veto mata pelajaran lain seperti agama dan kewarganegaraan. “ Bila ini terus terjadi, maka tekanan pada pendidikan formal itu hanya pada mata pelajaran di ujian nasional saja. Itu sebabnya, saya minta konsistensi terhadap tujuan pendidikan kita yang sudah jelas diatur dalam undang-undang,” ujarnya.

Menurutnya, pendidikan itu mahal, sehingga apa yang diberikan oleh pemerintah atau masyarakat hingga kini masih sangat rendah.” Kita harus memberi kesadaran bahwa penanaman modal kita terhadap pendidikan sebanyak-banyaknya. bukan hanya oleh pemerintah, tapi juga masyarakat”.

Idealnya, tambah Arief Rahman untuk dapat mencapai tujuan pendidikan di atas, kesejahteraan guru harus diperhatikan. Selain itu, proses belajar-mengajar dalam kelas juga harus berjalan dengan baik. ”Untuk itu kita harus mencetak guru yang betul-betul profesional, bukan hanya mengajar saja, tapi mendidik. Artinya, tidak hanya tahu ilmu saja tapi dapat menciptakan keunggulan akal dan watak. Ini penting dan harus dikembangkan,” ungkapnya. (Subhan/ Pemerintahan)

Tidak ada komentar: