(Jakarta) - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan memeriksa lebih lanjut hasil Temuan 33 ribu rekening liar sebesar 30 triliun. Pengumuman rekening akan disampaikan kepada pemerintah pada awal JuniHal tersebut disampaikan oleh Auditor Utama BPK Syafri Adnan Baharudin di Jakarta, Senin (26/5).
Dikatakan sebenarnya rekening liar kurang lebih hampir sama dengan yang ditemukan oleh Pak Hekinus (Direktur Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Departemen Keuangan Hekinus Manau), Cuma kita lebih pertajam, kalau pak Hekinus cuma mengintarisir, kita lebih tahu penyebabnya,” kata dia, di Jakarta, Senin (26/5).
Ia mengatakan 33 ribu rekening liar ditemukan banyak dipusat dan didaerah
Namun BPK sudah melakukan pemeriksaan di pusat sedangkan didaerah belum terkontrol. Beberapa rekening sudah diperiksa oleh Depkeu.
Lebih lanjut, kata Syafri, hasil temuan di 33 ribu rekening banyak yang sudah tidak terpakai lagi. “kalau ada pejabat baru datang dia tak mau pakai rekening lama, dia pakai rekening baru, nah yah lama ini harus dibereskan dan disetorkan kepada Negara,” jelasnya.
Menurutnya setoran tersebut harus kembali kepada Negara, untuk itu Tambah Syafri BPK lakukan pemeriksaan khusus. Selain laporan sudah di LKPP, “Kita laporkan ke LKPP bahwa ada temuan di departemen ini, dengan rekening sekian, masalah rekening ini hanya salah satu bagian dari laporan kita,” pungkas dia. (Renny/Makro)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar