(Jakarta) – Konvensi partai Golkar dipercayakan mendapatkan figur Capres yang memiliki kemampuan kepemimpinan. sehingga jika konvensi ditiadakan dikhawatirkan menutup peluang kader-kader parpol yang mampu menjadi Capres.
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar Yudi Krisnandi menyatakan apabila konvensi partai Golkar ditiadakan maka harus ada mekanisme baru untuk mencari Presiden dari partai Golkar.
Ia mengaku, belum mengetahui mekanisme selain konvensi, “ itu yang saya belum tahu, kalau gak konvensi harus ada cara lain untuk itu. jangan sampai menutup peluang bagi munculnya kader-kader parpol golkar yang memiliki kemampuan jadi capres,” kata Yudi kepada wartawan di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (2/5).
Selain itu ia mengatakan, tinggal menemukan metode lain selain konvensi karena katanya, “Calon presiden partai golkar tidak hanya satu orang tapi banyak yang memiliki kemampuan dan peluang untuk bisa ikut dari kader-kader partai golkar,” jelasnya.
Sebagai Fraksi Golkar, Ia meyakini mesin politik berjalan dengan baik untuk menemukan satu sosok figur kader Golkar yang memiliki kemampuan dan mendapat aksebilitas publik
“ itukan bisa digerakkan mesin politiknya kalau, mesin-mesin politiknya solid,” katanya.
Yudi optimis pastinya Golkar akan memunculkan figur-figur baru yang tentunya dari internal partai.
“Masa dari jutaan orang, tidak ada yang satu orang, pasti ada dari jajaran pimpinan dan tokoh kan pasti ada, ada Surya paloh, Yusuf kalla, Aburijal bakri, Muladi, Sri Sultan Hamengkubuwono, mungkin Agung Laksono, Akbar Tanjung juga bisa.
Target suara Golkar secara realistis, Kata Yudi, sekitar 20 sampai 25%. Dan diharapkan sosialisasi calon presiden jangan sampai melampaui 2008 paling lambat 31 desember. (Nurseffi/Renny/Politik-Parpol)
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar Yudi Krisnandi menyatakan apabila konvensi partai Golkar ditiadakan maka harus ada mekanisme baru untuk mencari Presiden dari partai Golkar.
Ia mengaku, belum mengetahui mekanisme selain konvensi, “ itu yang saya belum tahu, kalau gak konvensi harus ada cara lain untuk itu. jangan sampai menutup peluang bagi munculnya kader-kader parpol golkar yang memiliki kemampuan jadi capres,” kata Yudi kepada wartawan di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (2/5).
Selain itu ia mengatakan, tinggal menemukan metode lain selain konvensi karena katanya, “Calon presiden partai golkar tidak hanya satu orang tapi banyak yang memiliki kemampuan dan peluang untuk bisa ikut dari kader-kader partai golkar,” jelasnya.
Sebagai Fraksi Golkar, Ia meyakini mesin politik berjalan dengan baik untuk menemukan satu sosok figur kader Golkar yang memiliki kemampuan dan mendapat aksebilitas publik
“ itukan bisa digerakkan mesin politiknya kalau, mesin-mesin politiknya solid,” katanya.
Yudi optimis pastinya Golkar akan memunculkan figur-figur baru yang tentunya dari internal partai.
“Masa dari jutaan orang, tidak ada yang satu orang, pasti ada dari jajaran pimpinan dan tokoh kan pasti ada, ada Surya paloh, Yusuf kalla, Aburijal bakri, Muladi, Sri Sultan Hamengkubuwono, mungkin Agung Laksono, Akbar Tanjung juga bisa.
Target suara Golkar secara realistis, Kata Yudi, sekitar 20 sampai 25%. Dan diharapkan sosialisasi calon presiden jangan sampai melampaui 2008 paling lambat 31 desember. (Nurseffi/Renny/Politik-Parpol)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar