(Jakarta)- Ketua MPR Hidayat Nurwahid meminta kepada pemerintah untuk mengambil alternatif lain, sebelum menaikkan harga BBM. Selain itu, tindak tegas bagi siapa saja yang sengaja menaikkan harga BBM sebelum waktunya.“Masih banyak alternatif yang bisa dilaksanakan pemerintah. Buat kebijakan yang betul-betul berpihak kepada kesejahteraan rakyat dan tidak membuat rakyat semakin gak pasti akan masa depan mereka karena kemiskinan, kelangkaan BBM, kenaikan BBM dan barang-barang,” ujar Hidayat hari ini di gedung DPR, Senin (19/5).
Secara pribadi terkait dengan kenaikan harga BBM, Hidayat menyesalkan kondisi saat ini, seolah-olah harga BBM dibiarkan naik dipasaran padahal BBM belum naik. Dan tidak ada hukuman apapun terhadap mereka yang sudah menaikkan harga. Padahal, jelas hal tersebut tidak sesuai dengan yang dihadapi.
“Jadi, lebih baik jika pemerintah mendengar aspirasi dan mencari alternatif-alternatif kebijakan negara yang tidak memberatkan rakyat. Misalnya memotong anggaran belanja negara termasuk departemen, meminimalisasi kebocoran Negara disektor pajak dan bea cukai,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Hidayat hendaknya pemerintah melakukan lobi terhadap Negara pengekspor minyak dengan menetapkan harga minyak 95 perbarel, sehingga Indonesia tidak perlu menaikkan harga minyaknya. “Dengan kompensasi berikan kepada mereka kesempatan investasi yang seluas-luasnya,” tegas Hidayat.( Nurseffi/ Subhan Pemerintahan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar