| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

02 Mei 2008

Konversi Minah Sumbang Inflasi Tinggi

(Jakarta) – Konversi minyak tanah (minah) menjadi gas, ikut memberikan andil dalam menaikkan angka inflasi bulan April 2008, yaitu sebesar 0,57 persen.

“Kenaikan yang besar terjadi di Jakarta, Malang, dan Palembang untuk minah. Jakarta karena ada konversi, konsumsi minah jadi berkurang,” kata Ketua Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta, hari ini (2/5).

Sedangkan daging ayam ras penyumbang terbesar setelah minah. Karena harga pakan naik, otomatis angka inflasi juga menjadi naik.

Namun, bahan pokok beras mengalami deflasi. “Beras mengalami penurunan besar, sebesar 0,09 persen,” kata Ketua BPS.

Selain itu, tarif seluler yang mulai menurun, merupakan komponen terbesar penyumbang terjadinya deflasi sebesar 0,21 persen bulan ini.

“Inflasi bukan hanya untuk kenaikan, tapi dilihat juga dari penurunan,” tegas pria kelahiran Bogor 57 tahun silam ini. (Renny/Mimie/Keuangan)

Tidak ada komentar: