| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

01 Mei 2008

Militer Klaim Lukai Pimpinan Abu Sayyaf dan Tewaskan Anaknya

(Jolo, Filipina) – Pimpinan milisi Abu Sayyaf terluka dan anaknya terbunuh dalam serangan besar militer Filipina di selatan Pulau Jola, kata juru bicara militer Filipina Mayor Eugene Batara, Kamis (1/5).

Militer mengatakan, pimpinan kelompok Abu Sayaf Isnilon Hapilon tertembak di tangan saat tentara menyerang pada Rabu pagi , tetapi kemudian berhasil melarikan diri ke area hutan pegunungan. Sementara anak Isnilon, Tabari, yang juga merupakan gerilyawan Abu Sayyaf mengalami luka mematikan di kepala dan perut.

Serangan dilakukan militer Filipina untuk merebut kedudukan markas Abu Sayyaf di pedalaman kota Jolo yang diduga sebagai tempat pelatihan dan perakitan bom milik Jemaah Islamiyah, kepanjangan Al Qaeda di Asia Tenggara.

“Korban dari pihak pemberontak sangat banyak” kata militer tanpa menyebutkan angka korban secara jelas.

Hapilon adalah salah satu dari 2 pimpinan Abu Sayyaf yang menjadi otak beberapa penculikan dan pengeboman di wilayah Asia Tenggara. Pemerintah AS menjanjikan hadiah 5 juta dolar AS untuk penangkapa Hapilon, sementara hadiah yang dijanjikan untuk pimpinan Abu Sayyaf lainnya, Abu Pula, sebesar 100 ribu dolar AS.

Abu Sayyaf adalah sekelompok milisi Islam yang diduga menerima bantuan dana dari Al-Qaeda, tapi saat Abu Sayyaf ini justru dianggap sebagai kelompok kriminal dengan spesialisasi penculikan, pemerasan, dan pengeboman. (AFP/StraitTimes/Adi/Internasional)

Tidak ada komentar: