(Paris) – Sedikitnya 20,000 orang berbaris memenuhi jalanan melalui pusat kota Paris untuk memprotes rencana pemerintah yang akan memotong lapangan pekerjaan di sektor pendidikan.
Para pengunjuk rasa juga mengungkapkan kekecewaannya mengenai rencana Presiden Perancis Nicolas Sarkozy yang mendesak sekolah-sekolah tetap aktif pada saat aksi berlangsung.
Dari Paris, pengorganisir unjuk rasa mengatakan tidak kurang dari 45,000 orang bergabung dalam demonstrasi reformasi pendidikan, meskipun polisi menyebutkan angka 20,000.
Kementerian akan memotong 11,000 lapangan kerja di sekolah dan universitas tahun ini, sebagian besar dengan tidak menggantikan mereka yang mundur.
Menurut menteri, jumlah murid di Perancis telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, sementara jumlah pengajar tetap konstan atau bertambah.
Para pengunjuk rasa menuduh pemerintah berusaha untuk membalikkan pelayanan publik. Beberapa unjuk rasa di sektor publik dijadwalkan akan berlangsung hari Kamis mengenai rencana kenaikan usia pensiun.
Sejauh ini Sarkozy berasumsi sebagian besar warganya menerima perubahan yang dijanjikan dan dia tidak mensinyalkan akan mundur.
Sarkozy terpilih sebagai Presiden pada tahun lalu dengan agenda reformasi, namun banyak diantara programnya telah membuat gusar pihak oposisi yang keras. (BBC/Lala/Internasional)
Para pengunjuk rasa juga mengungkapkan kekecewaannya mengenai rencana Presiden Perancis Nicolas Sarkozy yang mendesak sekolah-sekolah tetap aktif pada saat aksi berlangsung.
Dari Paris, pengorganisir unjuk rasa mengatakan tidak kurang dari 45,000 orang bergabung dalam demonstrasi reformasi pendidikan, meskipun polisi menyebutkan angka 20,000.
Kementerian akan memotong 11,000 lapangan kerja di sekolah dan universitas tahun ini, sebagian besar dengan tidak menggantikan mereka yang mundur.
Menurut menteri, jumlah murid di Perancis telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, sementara jumlah pengajar tetap konstan atau bertambah.
Para pengunjuk rasa menuduh pemerintah berusaha untuk membalikkan pelayanan publik. Beberapa unjuk rasa di sektor publik dijadwalkan akan berlangsung hari Kamis mengenai rencana kenaikan usia pensiun.
Sejauh ini Sarkozy berasumsi sebagian besar warganya menerima perubahan yang dijanjikan dan dia tidak mensinyalkan akan mundur.
Sarkozy terpilih sebagai Presiden pada tahun lalu dengan agenda reformasi, namun banyak diantara programnya telah membuat gusar pihak oposisi yang keras. (BBC/Lala/Internasional)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar