(Yangoon) - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon akan mengunjungi Myanmar pekan ini guna mempercepat penyaluran bantuan ke daerah terparah dilanda topan Nargis.
Juru bicara Ban, Michele Montas, mengatakan kemungkinan akan digelar pertemuan internasional di Bangkok pada 24 Mei untuk menggalang dana bantuan bagi Myanmar.
Ban dijadwalkan tiba di Myanmar pada Rabu (21/5) malam dan meninjau delta sungai Irrawaddy, daerah yang terparah dihantam topan Nargis pada 2 Mei lalu.
"Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mempercepat penyaluran bantuan," ujar Montas.
Selama ini dunia internasional mengecam pemerintah junta militer Myanmar yang tidak cepat tanggap dalam mengatasi dampak gempa, terutama menyalurkan bantuan kepada para korban selamat.
Bahkan Jenderal Than Shwe, pemimpin junta militer, baru terlihat untuk pertama kalinya di hadapan publik pada Minggu (19/5) sejak bencana terjadi.
Ban berharap dapat bertemu dengan para anggota senior pemerintahan junta militer Myanmar, kata Montas, namun belum jelas apakah Than Shwe termasuk salah satu yang akan ditemui Ban.
Jenderal Than Shwe sebelumnya juga menolak menerima telepon Ban sejak topan melanda negara itu. (Reuters/Lala/Internasional)
Juru bicara Ban, Michele Montas, mengatakan kemungkinan akan digelar pertemuan internasional di Bangkok pada 24 Mei untuk menggalang dana bantuan bagi Myanmar.
Ban dijadwalkan tiba di Myanmar pada Rabu (21/5) malam dan meninjau delta sungai Irrawaddy, daerah yang terparah dihantam topan Nargis pada 2 Mei lalu.
"Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mempercepat penyaluran bantuan," ujar Montas.
Selama ini dunia internasional mengecam pemerintah junta militer Myanmar yang tidak cepat tanggap dalam mengatasi dampak gempa, terutama menyalurkan bantuan kepada para korban selamat.
Bahkan Jenderal Than Shwe, pemimpin junta militer, baru terlihat untuk pertama kalinya di hadapan publik pada Minggu (19/5) sejak bencana terjadi.
Ban berharap dapat bertemu dengan para anggota senior pemerintahan junta militer Myanmar, kata Montas, namun belum jelas apakah Than Shwe termasuk salah satu yang akan ditemui Ban.
Jenderal Than Shwe sebelumnya juga menolak menerima telepon Ban sejak topan melanda negara itu. (Reuters/Lala/Internasional)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar