(Thailand) - Perdana Menteri Thailand Samak Sundaravej mengumumkan akan berhenti sementara dari karirnya sebagai juru masak alias chef di televisi.
Para lawan politiknya mengadu kepada komisi pemilihan Thailand bahwa PM Samak semestinya tidak diperkerjakan oleh perusahaan swasta. Samak menolak keberatan mereka, meski dia memilih bersikap berhati-hati sampai komisi mengeluarkan putusan sebelum melanjutkan karir kulinernya.
Samak, 72 tahun, secara berkala menjadi presenter dua acara masak-memasak di televisi Thailand. Samak mulai menjadi presenter kuliner itu ketika dia kehilangan kursinya di Senat menyusul kudeta militer pada tahun 2006, yang menggusur pendahulunya yang juga sekutu politiknya, Thaksin Shinawatra dari kursi PM.
Dia kemudian membentuk Partai Kekuatan Rakyat (PP) dari bekas partai Thaksin yang dibubarkan Thai Rak Thai, dan mengantarnya ke kemenangan dalam pemilihan nasional pada Desember 2007.
Sejak menjadi perdana menteri, Samak tetap muncul di layar televisi. Di antaranya dia menyuguhkan cara memasak paha babi dalam Coca Cola atau mengunjungi restoran dan pasar untuk memberikan tip memilih produk berkualitas kepada penonton.
Namun, dalam pidato mingguan di televisi bertajuk Talking Samak Style, dia mengatakan, dua saingan politiknya telah mengadukan bahwa dia mungkin melanggar undang-undang pemilihan dengan tetap meneruskan karirnya di televisi.
"Kelompok ini berupaya menggusur saya dari jabatan, sehingga saya akan menangguhkan pemunculan saya di acara tersebut dan mengirimkan surat penjelasan kepada [komisi pemilihan," katanya.
Samak baru-baru ini membatalkan press briefing yang biasanya berlangsung dua kali dalam sepekan, sebab demikian katanya, dia khawatir melontarkan "kata-kata kasar" di depan umum. (BBC/Nurseffi/Internasional)
Para lawan politiknya mengadu kepada komisi pemilihan Thailand bahwa PM Samak semestinya tidak diperkerjakan oleh perusahaan swasta. Samak menolak keberatan mereka, meski dia memilih bersikap berhati-hati sampai komisi mengeluarkan putusan sebelum melanjutkan karir kulinernya.
Samak, 72 tahun, secara berkala menjadi presenter dua acara masak-memasak di televisi Thailand. Samak mulai menjadi presenter kuliner itu ketika dia kehilangan kursinya di Senat menyusul kudeta militer pada tahun 2006, yang menggusur pendahulunya yang juga sekutu politiknya, Thaksin Shinawatra dari kursi PM.
Dia kemudian membentuk Partai Kekuatan Rakyat (PP) dari bekas partai Thaksin yang dibubarkan Thai Rak Thai, dan mengantarnya ke kemenangan dalam pemilihan nasional pada Desember 2007.
Sejak menjadi perdana menteri, Samak tetap muncul di layar televisi. Di antaranya dia menyuguhkan cara memasak paha babi dalam Coca Cola atau mengunjungi restoran dan pasar untuk memberikan tip memilih produk berkualitas kepada penonton.
Namun, dalam pidato mingguan di televisi bertajuk Talking Samak Style, dia mengatakan, dua saingan politiknya telah mengadukan bahwa dia mungkin melanggar undang-undang pemilihan dengan tetap meneruskan karirnya di televisi.
"Kelompok ini berupaya menggusur saya dari jabatan, sehingga saya akan menangguhkan pemunculan saya di acara tersebut dan mengirimkan surat penjelasan kepada [komisi pemilihan," katanya.
Samak baru-baru ini membatalkan press briefing yang biasanya berlangsung dua kali dalam sepekan, sebab demikian katanya, dia khawatir melontarkan "kata-kata kasar" di depan umum. (BBC/Nurseffi/Internasional)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar