(London) - Pejabat resmi Gedung Putih mengatakan "tantangan" Iran terhadap program nuklir sepertinya akan menjadi perbincangan utama selama Dialog Senin.
Dengan banyaknya oposisi yang menyebrang dari Eropa ke Amerika-menggiring perang di Irak, Bush telah menghabiskan perjalanannya untuk membangun oposisi kepada kegiatan memperkaya Uranium Iran.
Washington mengatakan pekerjaan tersebut dapat diberdayakan untuk membuat bom nuklir. Pada bulan Desember,intelenjen nasional memperkirakan sekitar 16 agen intelejen Amerika mengatakan Tehran dapat menghentikan pembuatan bom nuklir pada tahun 2003.
Mohamed Elbaradei, pemimpin pengawasan nuklir PBB, mengatakan bahwa hasil NIE akan sama dengan hasil temuan agennya.
Bush dan brown diharapkan melangkah hati-hati mengenai perang irak.kedua hal ini tidak populer di kedua negara dan sumber sentimen anti Bush di Inggris dan eropa.
Aksi protes Anti-Bush
Lebih dari 2,500 pengunjuk rasa di Inggris melakukan aksi protes melawan kunjungan Bush, dikatakan oleh Polisi.
Polisi anti huru hara membuat barikade dengan iring-iringan mobil agar Bush dapat dengan mudah tiba di kediaman Brown untuk menghadiri makan malam.
Beberapa orang pengunjuk rasa terluka dalam bentrokan dengan polisi dan pihak berwenang mengatakan mereka menangkap 23 orang setelah para pengunjuk rasa melempari petugas-petugas dengan plakat sebagaimana mereka melakukan pelanggaran kepada polisi didekat kediaman perdana menteri.
Aksi protes di Parlemen London Square di hari Minggu terjadi 300 meter dari jalan Downing dimana Bush makan malam dengan Gordon Brown, Perdana Menteri Inggris.
Para pengunjuk rasa memanggil Bush teroris dan menyuarakan perlawanan mereka dengan menamai "perang dalam teror (war on terror)"
Polis-polisi memukul para pengunjuk rasa dengan tongkat polisi.
'Perang Ilegal'
Seperti yang Bush harapkan dalam tur terakhirnya di Eropa sebagai Presiden Amerika sebelum dia mundur pada Januari nanti.
"Ini merupakan sinyal untuk presiden yang akan datang, dimana warga di negara ini melawan perang ilegal dan menghancurkan kebebasan warga sipil," dikatakan Sarah Cox, pensiunan guru usia 71 tahun yang dulu pernah mengajar Bush sewaktu disekolah dasar.
Keamanan ketat dilakukan oleh Polisi London Metropolitan, mengatakan bahwa mereka menyebar sekitar 1,200 petugas untuk menjaga keamanan 24 jam dalam rangka kunjungan Presiden ke Inggris.
Dialog Bush-Brown juga akan membicarakan mengenai perubahan iklim, ekonomi global dan usaha yang terus menerus untuk menyetujui kesepakatan internasional "Perdagangan bebas". (Aljazeera/Nunyunda)
Dengan banyaknya oposisi yang menyebrang dari Eropa ke Amerika-menggiring perang di Irak, Bush telah menghabiskan perjalanannya untuk membangun oposisi kepada kegiatan memperkaya Uranium Iran.
Washington mengatakan pekerjaan tersebut dapat diberdayakan untuk membuat bom nuklir. Pada bulan Desember,intelenjen nasional memperkirakan sekitar 16 agen intelejen Amerika mengatakan Tehran dapat menghentikan pembuatan bom nuklir pada tahun 2003.
Mohamed Elbaradei, pemimpin pengawasan nuklir PBB, mengatakan bahwa hasil NIE akan sama dengan hasil temuan agennya.
Bush dan brown diharapkan melangkah hati-hati mengenai perang irak.kedua hal ini tidak populer di kedua negara dan sumber sentimen anti Bush di Inggris dan eropa.
Aksi protes Anti-Bush
Lebih dari 2,500 pengunjuk rasa di Inggris melakukan aksi protes melawan kunjungan Bush, dikatakan oleh Polisi.
Polisi anti huru hara membuat barikade dengan iring-iringan mobil agar Bush dapat dengan mudah tiba di kediaman Brown untuk menghadiri makan malam.
Beberapa orang pengunjuk rasa terluka dalam bentrokan dengan polisi dan pihak berwenang mengatakan mereka menangkap 23 orang setelah para pengunjuk rasa melempari petugas-petugas dengan plakat sebagaimana mereka melakukan pelanggaran kepada polisi didekat kediaman perdana menteri.
Aksi protes di Parlemen London Square di hari Minggu terjadi 300 meter dari jalan Downing dimana Bush makan malam dengan Gordon Brown, Perdana Menteri Inggris.
Para pengunjuk rasa memanggil Bush teroris dan menyuarakan perlawanan mereka dengan menamai "perang dalam teror (war on terror)"
Polis-polisi memukul para pengunjuk rasa dengan tongkat polisi.
'Perang Ilegal'
Seperti yang Bush harapkan dalam tur terakhirnya di Eropa sebagai Presiden Amerika sebelum dia mundur pada Januari nanti.
"Ini merupakan sinyal untuk presiden yang akan datang, dimana warga di negara ini melawan perang ilegal dan menghancurkan kebebasan warga sipil," dikatakan Sarah Cox, pensiunan guru usia 71 tahun yang dulu pernah mengajar Bush sewaktu disekolah dasar.
Keamanan ketat dilakukan oleh Polisi London Metropolitan, mengatakan bahwa mereka menyebar sekitar 1,200 petugas untuk menjaga keamanan 24 jam dalam rangka kunjungan Presiden ke Inggris.
Dialog Bush-Brown juga akan membicarakan mengenai perubahan iklim, ekonomi global dan usaha yang terus menerus untuk menyetujui kesepakatan internasional "Perdagangan bebas". (Aljazeera/Nunyunda)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar