(Baghdad) – Calon presiden AS dari Partai Demokrat, Barack Obama mengatakan situasi keamanan di Irak telah meningkat namun kebutuhan negara saat ini harus ditujukan secara politik.
“Ada perbaikan keamanan, namun saat ini kita butuh solusi politis,” demikian disampaikan Senator Illinois di Amman, Yordania, pada konferensi pers pertama dari lawatannya ke luar negeri.
Obama juga menyatakan kembali tujuan penarikan mundur serdadu perang Irak dalam waktu 16 bulan jika menjabat sebagai presiden.
Adapun, dia menegaskan akan berunding dengan panglima perang militer untuk memutuskan berapa banyak pasukan yang ditempatkan di negara itu untuk melindungi operasi kemanusiaan, melatih warga Irak dan melancarkan operasi terhadap al-Qaeda di Irak.
Sebelumnya, Obama melangsungkan pembicaraan dengan pemimpin suku Sunni di Anbar, provinsi Irak bagian barat.
Setelah bertemu dengan Raja Abdullah dari Yordania, Obama terbang ke Tel Aviv untuk berdialog dengan pemimpin Israel dan Palestina.
Menjelang kunjungannya, dia mengutuk serangan pada hari Selasa oleh warga Palestina di Yerusalem pusat, yang berlangsung dekat hotel tempat Obama menginap.
Menurut Obama, jika terpilih, dia akan langsung bekerja dari hari pertamanya menjabat untuk mengamankan persetujuan damai antara Israel dan Palestina, seraya memperingatkan tidak ada penyelesaian yang cepat. (BBC/Lala/Internasional)
“Ada perbaikan keamanan, namun saat ini kita butuh solusi politis,” demikian disampaikan Senator Illinois di Amman, Yordania, pada konferensi pers pertama dari lawatannya ke luar negeri.
Obama juga menyatakan kembali tujuan penarikan mundur serdadu perang Irak dalam waktu 16 bulan jika menjabat sebagai presiden.
Adapun, dia menegaskan akan berunding dengan panglima perang militer untuk memutuskan berapa banyak pasukan yang ditempatkan di negara itu untuk melindungi operasi kemanusiaan, melatih warga Irak dan melancarkan operasi terhadap al-Qaeda di Irak.
Sebelumnya, Obama melangsungkan pembicaraan dengan pemimpin suku Sunni di Anbar, provinsi Irak bagian barat.
Setelah bertemu dengan Raja Abdullah dari Yordania, Obama terbang ke Tel Aviv untuk berdialog dengan pemimpin Israel dan Palestina.
Menjelang kunjungannya, dia mengutuk serangan pada hari Selasa oleh warga Palestina di Yerusalem pusat, yang berlangsung dekat hotel tempat Obama menginap.
Menurut Obama, jika terpilih, dia akan langsung bekerja dari hari pertamanya menjabat untuk mengamankan persetujuan damai antara Israel dan Palestina, seraya memperingatkan tidak ada penyelesaian yang cepat. (BBC/Lala/Internasional)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar