(Beijing) - Beberapa hari sebelum Olimpiade dibuka di Beijing, phiak berwenang Cina menyatakan mereka yakin bahwa para atlet dan penonton akan aman disana. Jaminan ini disampaikan setelah serangan yang menewaskan 16 polisi di kawasan Muslim yang bergolak di Xinjiang.
Seorang juru bicara untuk Komite Penyelenggara Olimpiade Beijing mengatakan persiapan telah dilakukan untuk menghadapi kemungkinan ancaman di tempat-tempat kegiatan Olimpiade.
Media Cina menyalahkan militan Muslim sebagai pelaku serangan. "Cina memfokuskan pada penguatan keamanan dan perlindungan di seputar tempat Olimpiade dan Perkampungan Atlet Olimpiade sehingga Beijing telah siap menanggapi setiap ancaman," kata Sun Weide, juru bicara Olimpiade.
Komite Olimpiade Internasional mengatakan juga yakin pihak berwenang Cina telah melakukan segala langkah "untuk menjamin keamanan dan keselamatan setiap orang di pesta olahraga itu".
Dalam serangan hari Senin dua orang dilaporkan naik truk sampah ke pos perbatasan dan melemparkan dua granat sebelum menyerang polisi dengan pisau. Kedua penyerang ditangkap selama razia dekat kota Kashgar, kata kantor berita Xinhua.
Kashgar yang disebut orang Cina sebagai Kashi, terletak sekitar 4000 kilometer dari Beijing dekat perbatasan Tajikistan. Xinhua menyebutkan, serangan terjadi sekitar pukul 0800 waktu setempat ketika polisi sedang melakukan olahraga lari di luar komplek mereka.
Meskipun peristiwa itu terjadi jauh sekali dari Beijing, namun karena terjadi empat hari sebelum upacara pembukaan pesta olahraga Olimpiade, akan membuat penyelenggara gugup, kata wartawan BBC James Reynolds di Xinjiang.
Sekitar 100.000 polisi dan tentara berjaga-jaga menjelang pembukaan Olimpiade hari Jumat dan keamanan ditingkatkan di Lapangan Tiananamen.(BBC/Nurseffi)
Seorang juru bicara untuk Komite Penyelenggara Olimpiade Beijing mengatakan persiapan telah dilakukan untuk menghadapi kemungkinan ancaman di tempat-tempat kegiatan Olimpiade.
Media Cina menyalahkan militan Muslim sebagai pelaku serangan. "Cina memfokuskan pada penguatan keamanan dan perlindungan di seputar tempat Olimpiade dan Perkampungan Atlet Olimpiade sehingga Beijing telah siap menanggapi setiap ancaman," kata Sun Weide, juru bicara Olimpiade.
Komite Olimpiade Internasional mengatakan juga yakin pihak berwenang Cina telah melakukan segala langkah "untuk menjamin keamanan dan keselamatan setiap orang di pesta olahraga itu".
Dalam serangan hari Senin dua orang dilaporkan naik truk sampah ke pos perbatasan dan melemparkan dua granat sebelum menyerang polisi dengan pisau. Kedua penyerang ditangkap selama razia dekat kota Kashgar, kata kantor berita Xinhua.
Kashgar yang disebut orang Cina sebagai Kashi, terletak sekitar 4000 kilometer dari Beijing dekat perbatasan Tajikistan. Xinhua menyebutkan, serangan terjadi sekitar pukul 0800 waktu setempat ketika polisi sedang melakukan olahraga lari di luar komplek mereka.
Meskipun peristiwa itu terjadi jauh sekali dari Beijing, namun karena terjadi empat hari sebelum upacara pembukaan pesta olahraga Olimpiade, akan membuat penyelenggara gugup, kata wartawan BBC James Reynolds di Xinjiang.
Sekitar 100.000 polisi dan tentara berjaga-jaga menjelang pembukaan Olimpiade hari Jumat dan keamanan ditingkatkan di Lapangan Tiananamen.(BBC/Nurseffi)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar