| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

02 Agustus 2008

Harga Gabah Juli Relatif Stabil

(Jakarta) - Harga rata-rata gabah di tingkat petani pada bulan Juli 2008 mengalami penurunan. Harga kualitas Gabah Kering Giling (GKG) turun sebesar 1,56 persen, kualitas Gabah Kering Panen (GKP) turun sebesar 2,47 persen, dan kualitas rendah/di luar kelompok kualitas turun sebesar 1,71 persen.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan dalam jumpa pers di Gedung BPS Jakarta, kemarin(1/8), setelah BPS melakukan pengamatan dan kajian terhadap 1.047 transaksi gabah di 18 provinsi.

Rata-rata harga gabah di tingkat penggilingan untuk kualitas GKG mencapai Rp 2.914 per kg, sementara rata-rata harga gabah untuk kualitas GKP mencapai Rp 2.525 per kg
di tingkat petani dan Rp 2.584 per kg di tingkat penggilingan. “Ini masih berada di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP),” ujar Rusman.

Harga gabah terendah di tingkat petani sebesar Rp 1.950 per kg dijumpai di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan (kualitas rendah). Harga tertinggi sebesar Rp 3.700 per kg dijumpai di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (kualitas GKP).

Rusman juga mengatakan ada kenaikan kenaikan presentase harga gabah ditingkat penggilangan yang dibawah HPP, tetapi kenaikannya tidak terlalu signifikan.

"Persentase observasi harga gabah di tingkat penggilingan yang berada di bawah HPP mengalami kenaikan tidak terlalu signifikan, yaitu dari 3,28 persen pada Juni 2008 menjadi 3,67 persen pada Juli 2008 dan Persentase observasi gabah berkualitas rendah naik dari 9,98 persen pada Juni 2008 menjadi 14,23 persen pada Juli 2008, “ pungkasnya. (Adi/Ekbis)


Tidak ada komentar: