(Jakarta) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Hasan Wirajuda berencana akan terus mengembangkan program Beasiswa Seni dan budaya Indonesia (BSBI) pada tahun-tahun mendatang.
“Hal ini bagus untuk dilanjutkan secara regular karena merupakan kegiatan positif dan sudah ada dalam anggaran. Jadi hanya tinggal melanjutkan saja,” kata Menlu usai menghadiri acara pembukaan BSBI, di Gedung Pancasila, Deplu, Jakarta, Senin (4/8).
Menlu mengakui pada awalnya pihaknya memang kesulitan untuk menyakinkan Departemen Keuangan untuk memberikan anggaran untuk pelaksanaan program ini. “Karena usulan beasiswa seharusnya Departemen Pendidikan. Tapi sekarangkan hanya tinggal meneruskan. Bahkan tahun depan saya berencana menambah peserta jadi 100 orang. Komunikasi dengan para alumni juga terus berlanjut. Kalau ada acara Agustusan kita juga sering mengundang mereka.”
Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara Deplu Teuku Faizasyah menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan friends of Indonesia. “Mereka sudah mengenal Indonesia. Secara tidak langsung juga menjadi Duta Kebudayaan Indonesia. Melalui program ini, kesempatan peserta untuk belajar budaya Indonesia jadi semakin luas. Sebab mereak akan mengenalkan budaya kita ke komunitas-komunitasnya,” jelasnya.
Untuk itu, melalui program ini juga, Faiza berharap para perserta dapat memahami lebih dalam lagi kebudayaan Indonesiia. “Sebab Budaya merupakan salah satu pendekatan paling netral untuk memahami bangsa. Jdi kita investasi di program ini dengan sumber dana dari pemerintah,” ungkap Faiza. (Mimie/Nurseffi)
“Hal ini bagus untuk dilanjutkan secara regular karena merupakan kegiatan positif dan sudah ada dalam anggaran. Jadi hanya tinggal melanjutkan saja,” kata Menlu usai menghadiri acara pembukaan BSBI, di Gedung Pancasila, Deplu, Jakarta, Senin (4/8).
Menlu mengakui pada awalnya pihaknya memang kesulitan untuk menyakinkan Departemen Keuangan untuk memberikan anggaran untuk pelaksanaan program ini. “Karena usulan beasiswa seharusnya Departemen Pendidikan. Tapi sekarangkan hanya tinggal meneruskan. Bahkan tahun depan saya berencana menambah peserta jadi 100 orang. Komunikasi dengan para alumni juga terus berlanjut. Kalau ada acara Agustusan kita juga sering mengundang mereka.”
Pada kesempatan yang sama, Juru Bicara Deplu Teuku Faizasyah menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan friends of Indonesia. “Mereka sudah mengenal Indonesia. Secara tidak langsung juga menjadi Duta Kebudayaan Indonesia. Melalui program ini, kesempatan peserta untuk belajar budaya Indonesia jadi semakin luas. Sebab mereak akan mengenalkan budaya kita ke komunitas-komunitasnya,” jelasnya.
Untuk itu, melalui program ini juga, Faiza berharap para perserta dapat memahami lebih dalam lagi kebudayaan Indonesiia. “Sebab Budaya merupakan salah satu pendekatan paling netral untuk memahami bangsa. Jdi kita investasi di program ini dengan sumber dana dari pemerintah,” ungkap Faiza. (Mimie/Nurseffi)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar