(Jakarta) – Partai bulan Bintang (PBB) mendesak Menteri Kehutanan MS Kaban untuk mundur dari Kabinet Indonesia Bersatu, sebelum Presiden SBY memberhentikan Ketua umum PBB itu.
“Saya tanya kepada Kaban apakah dia menerima uang itu. Kaban bilang dia tidak terima. Kaban itu orang Bersih, jadi wajib bagi partai untuk meminta Kaban berhenti sebagai menteri karena kami merasa Presiden seperti mengobok-obok menterinya sendiri,” kata Ketua DPP PBB Ali Mochtar Ngabalin saat berbincang dengan Indonesia Ontime, di Jakarta, Minggu (3/8).
Desakan ini, lanjut Ali, disebabkan PBB tidak mau kenangan pahit di reshufflenya Ketua Dewan Syuro PBB Yusril Ihza Mahendra sebagai Mensegneg pada era SBY terulang kembali. “Biarlah kita segera menarik Pak Kaban. Jangan sampai dia seperti Yusril. Kita lakukan ini karena kami punya pengalaman buruk dengan cara jelek Presiden ini.”
Menurut Ali, sebagai Presiden sebaiknya SBY tidak boleh punya kepribadian ganda dan harus bijak. “ SBY selalu bilang untuk menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Rapi pada kenyataannya Prsiden mewacanakan untuk memberhentikan kaban dan paskah. Menurut saya Presiden tidak perlu mewacanakan itu,” ungkap anggota Komisi I DPR ini.
Jika wacana itu disampaikan melalui staf khusus atau juru bicara Kepresidenan, tutur Ali, berarti Presiden turut melegitimasikan hal itu. “Padahal Kaban itukan pembantunya Presiden, jadi sudah menjadi hak Prerogatif bagi Presiden. Jadi mengangkat atau memberhentikan itu sudah menjadi hak prerogatif Presiden. Kalau mau diberhentikan, diberhentikan saja, tapi jangan berwacana seperti itu,” pungkasnya.
Ali menyatakan dirinya tidak merasa khawatir tuduhan yang menimpa pimpinannya ini akan menurunkan pamor PBB di pemilu 2009. “Kami tidak khawatir karena kader kami di daerah tahu ini merupakan cara politik yang sangat kotor. Jadi kami optimis dapat memperoleh target suara yang telah kami tetapkan,” ujar Ali.
Selain itu, imbuh Ali, meskipun Kaban dituduh macam-macam namun Kaban tetap akan masuk menjadi daftar caleg PBB. “Kaban masih menjadi caleg kami. Satu yang perlu diingat, PBB adalah partai bersih dan tidak melahirkan kader-kader koruptor,” tegasnya. (Nurseffi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar