(Jakarta) - Kendati pemerintah belum mengumumkan kenaikan Tarif dasar listik (TDL), pada semester I 2008 beberapa industri sudah menurunkan jumlah produksi sekitar 20 persen.
Hal itu disampaikan Ketua Bidang Regulasi Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Franky Sibarani dalam diskusi Penolakan TDL, di Jakarta (4/8).
Franky menyebutkan penurunan angka produksi tersebut dialami oleh penjualan tepung terigu turun 20 persen dibanding semester I tahun lalu. “Produksi kakao turun 10 persen dibanding periode sama tahun lalu. Industri minuman turun 10% dibanding semester I 2007,” jelasnya
Sementara itu, lanjut Franky, produksi serat sintetis turun 8 persen dibanding semester I 2007. Penjualan domestik sepatu turun 20 persen dibanding semester I tahun lalu. Volume daging turun 10 hingga 15 persen periode sama tahun lalu.
"Kenaikan TDL sudah ada dalam SK per 1 juni 2008, yang kena adalah daya dibawah 200 KVA, ini yang akhirnya banyak industri di tingkat UKM menurunkan angka produksinya," tandas Franky
Maka itu, pengusaha meminta pemerintah agar membuat kebijakan yang berpihak kepada industri, yakni tidak menaikkan TDL. (Renny)
Hal itu disampaikan Ketua Bidang Regulasi Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Franky Sibarani dalam diskusi Penolakan TDL, di Jakarta (4/8).
Franky menyebutkan penurunan angka produksi tersebut dialami oleh penjualan tepung terigu turun 20 persen dibanding semester I tahun lalu. “Produksi kakao turun 10 persen dibanding periode sama tahun lalu. Industri minuman turun 10% dibanding semester I 2007,” jelasnya
Sementara itu, lanjut Franky, produksi serat sintetis turun 8 persen dibanding semester I 2007. Penjualan domestik sepatu turun 20 persen dibanding semester I tahun lalu. Volume daging turun 10 hingga 15 persen periode sama tahun lalu.
"Kenaikan TDL sudah ada dalam SK per 1 juni 2008, yang kena adalah daya dibawah 200 KVA, ini yang akhirnya banyak industri di tingkat UKM menurunkan angka produksinya," tandas Franky
Maka itu, pengusaha meminta pemerintah agar membuat kebijakan yang berpihak kepada industri, yakni tidak menaikkan TDL. (Renny)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar