(Tokyo) – Upacara peringatan mengenang korban perang melawan terorisme dilangsungkan hari ini, Kamis (11/9), di pangkalan AS di Jepang pada hari peringatan ke-7 serangan 11 September.
Sekitar 400 tentara menghadiri upacara di Kamp Zama AS di daerah Prefektur Kanagawa, barat Tokyo, Kamis pagi.
Pimpinan tentara AS yang ditempatkan di Jepang, Komandan Francis Wiercinski, menekankan pemecahan untuk memenangkan perang melawan terorisme. Komandan, yang memimpin pasukan di Afghanistan dan Irak, menyatakan dukacita atas korban meninggal dalam peperangan, bahwa kepahlawanan mereka tidak akan sia-sia.
Para peserta berdoa bagi korban serangan teroris 7 tahun lalu, dan bagi tentara yang tewas dalam perang terorisme.
Seorang staf sersan berusia 33 tahun yang ditempatkan di Zama selama 2 tahun dan akan segera dikirim ke Timur Tengah memberitahukan NHK bahwa dia merasa bimbang perihal dapat kembali dengan selamat, namun dia menyadari apapun dapat terjadi ketika bergabung dengan tentara.
Lebih dari 5,000 tentara AS tewas di Afghanistan dan Irak selama 7 tahun terakhir. Pemerintah Bush berencana mengirimkan tambahan 4,500 pasukan ke Afghanistan, yang sebelumnya akan dikirim ke Irak, terkait kondisi keamanan yang memburuk disana. (NHK/Lala/Internasional)
Sekitar 400 tentara menghadiri upacara di Kamp Zama AS di daerah Prefektur Kanagawa, barat Tokyo, Kamis pagi.
Pimpinan tentara AS yang ditempatkan di Jepang, Komandan Francis Wiercinski, menekankan pemecahan untuk memenangkan perang melawan terorisme. Komandan, yang memimpin pasukan di Afghanistan dan Irak, menyatakan dukacita atas korban meninggal dalam peperangan, bahwa kepahlawanan mereka tidak akan sia-sia.
Para peserta berdoa bagi korban serangan teroris 7 tahun lalu, dan bagi tentara yang tewas dalam perang terorisme.
Seorang staf sersan berusia 33 tahun yang ditempatkan di Zama selama 2 tahun dan akan segera dikirim ke Timur Tengah memberitahukan NHK bahwa dia merasa bimbang perihal dapat kembali dengan selamat, namun dia menyadari apapun dapat terjadi ketika bergabung dengan tentara.
Lebih dari 5,000 tentara AS tewas di Afghanistan dan Irak selama 7 tahun terakhir. Pemerintah Bush berencana mengirimkan tambahan 4,500 pasukan ke Afghanistan, yang sebelumnya akan dikirim ke Irak, terkait kondisi keamanan yang memburuk disana. (NHK/Lala/Internasional)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar