(Paris) - Ketua Komisi Uni Eropa, Jose Manuel Barroso kemarin kamis (09/10) menyatakan, sejumlah negara Uni Eropa merintangi upaya Komisi Uni Eropa untuk meningkatkan pengawasan dan pengelolaan terhadap moneter, seharusnya bertanggungjawab atas krisis moneter yang semakin serius dewasa ini.
Barroso menyatakan hal itu di depan suatu seminar, bahwa karena ditolak oleh sejumlah negara anggota Uni Eropa yang berpengaruh di bidang ekonomi dan moneter, maka pihaknya tidak mempunyai kesempatan untuk mengeluarkan lebih banyak langkah pengawasan dan pengelolaan sebelum terjadinya krisis moneter. Ia mengatakan, berbagai anggota UE seharusnya menghindari terjerumus dalam lembah picik proteksionisme negara, dan mengubah situasi bertindak sendiri dalam proses mengantisipasi krisis moneter.
Sebelum Barroso menyampaikan pidato, Ketua Parlemen Eropa Hans-Gert Poettering mengiritik Komisi Uni Eropa kurang becus di bidang pengawasan dan pengelolaan pasar moneter Uni Eropa.
Opini secara merata berpendapat, bahwa tercetusnya krisis moneter kali ini berkaitan dengan terlalu longgarnya pengawasan dan pengelolaan AS dan negara Barat lainnya terhadap industri moneter dalam banyak tahun.(Xinhua/CRI/Imas Ch.)
Barroso menyatakan hal itu di depan suatu seminar, bahwa karena ditolak oleh sejumlah negara anggota Uni Eropa yang berpengaruh di bidang ekonomi dan moneter, maka pihaknya tidak mempunyai kesempatan untuk mengeluarkan lebih banyak langkah pengawasan dan pengelolaan sebelum terjadinya krisis moneter. Ia mengatakan, berbagai anggota UE seharusnya menghindari terjerumus dalam lembah picik proteksionisme negara, dan mengubah situasi bertindak sendiri dalam proses mengantisipasi krisis moneter.
Sebelum Barroso menyampaikan pidato, Ketua Parlemen Eropa Hans-Gert Poettering mengiritik Komisi Uni Eropa kurang becus di bidang pengawasan dan pengelolaan pasar moneter Uni Eropa.
Opini secara merata berpendapat, bahwa tercetusnya krisis moneter kali ini berkaitan dengan terlalu longgarnya pengawasan dan pengelolaan AS dan negara Barat lainnya terhadap industri moneter dalam banyak tahun.(Xinhua/CRI/Imas Ch.)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar