| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

09 Oktober 2008

Bush Tandatangani Pakta Kerjasama Nuklir AS-India

(Washington) – Presiden AS George W Bush, Kamis (9/10), akhirnya menandatangani undang-undang yang mengesahkan perjanjian kerjasama nuklir dengan India. Lebih lanjut, Kongres AS akan menyetujui pakta pada 1 Oktober.

Persetujuan tersebut akan memungkinkan AS menawarkan bahan bakar nuklir dan teknologi pembangkit tenaga nuklir ke India, yang belum menandatangani Perjanjian Pembatasan Nuklir (Nuclear Non-Proliferation Treaty).

Bush mengatakan perjanjian tidak hanya akan mempererat hubungan antara kedua negara, namun juga bernilai lebih bagi keduanya.

Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice dan Menlu India Pranab Mukherjee akan menandatangani perjanjian pada Jumat, untuk mengesahkannya sebagai pakta yang resmi.

Para pengamat menyebutkan langkah AS diarahkan untuk meletakkan dasar bagi perusahaannya dalam memasuki pasar pembangkit tenaga nuklir yang bertumbuh dengan pesat dalam perekonomian India yang tengah meroket.

Bagaimanapun, perjanjian akhirnya mengemuka melawan kecaman yang sangat mengakar yang berpegang bahwa menjadikan India sebagai pengecualian Perjanjian Pembatasan Nuklir telah meruntuhkan prinsip perjanjian secara keseluruhan.

Kelompok Penyedia Nuklir, dimana Jepang adalah salah satu anggotanya, menyetujui langkah AS pada September setelah India berjanji melarang pengujian nuklir. (NHK/Lala/Internasional)

Tidak ada komentar: