| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

10 Oktober 2008

Libya Serahkan Kompensasi Bagi Korban Teror Warga AS

(Washington) – AS telah mulai menerima dana dari Libya sebagai ganti rugi bagi keluarga warga Amerika, korban serangan teror yang terkait dengan Libya pada tahun 1980an. Hal ini disampaikan seorang pejabat senior AS, Jumat (10/10).

“Kami telah menerima sejumlah besar uang dalam rekening AS untuk penggantian rugi bagi korban dan keluarga AS dengan klaim terkait terorisme Libya,” kata pejabat yang tidak ingin diketahui identitasnya.

Pejabat tersebut menolak menyebutkan jumlah uang yang disimpan Libya pada rekening korban warga Amerika. Namun dia mengatakan aksi Libya menunjukkan kesediaan Tripoli untuk menyelesaikan klaim yang belum jelas titik pangkalnya, terutama kasus pengeboman Pan Am 103 di atas Lockerbie, Skotlandia pada tahun 1988 dan pengeboman sebuah diskotek di Jerman.

Pada 14 Agustus, AS dan Libya menandatangani perjanjian kompensasi di Tripoli untuk warga Amerika korban serangan Libya dan pembalasan dendam terhadap AS.

Perjanjian menyerukan pengadaan dana senilai US$ 1.8 miliar yang mencakup, US$ 1.5 miliar untuk korban warga AS dan US$ 300 juta untuk korban warga Libya dari serangan udara AS yang diperintahkan sebagai pembalasan atas pengeboman diskotek, menurut David Welch, asisten menteri luar negeri untuk Urusan Timur Dekat.

Libya sepakat untuk mengkompensasi keluarga korban pengeboman pesawat penerbangan Pan Am diatas Lockerbie, Skotlandia, yang menewaskan 270 orang, dan pengeboman diskotek Berlin yang menewaskan dua warga AS.

Disamping sejumlah besar uang yang didepositokan ke rekening bank AS, Libya belum membayar sejumlah penuh dana yang dibutuhkan untuk memenuhi perjanjian kompensasi yang dicapai pada awal tahun, menurut pejabat. (Xinhua/Lala/Internasional)

Tidak ada komentar: