| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

22 April 2008

Timor Leste Berlakukan Keadaan darurat

(Dili) – Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta meminta parlemen mengumumkan keadaan darurat menyusul serangan terhadapnya bulan Februari.

Menurut Horta, status negara dalam keadaan perang akan diperpanjang untuk beberapa bulan pada wilayah tempat tentara pemberontak yang terlibat dalam percobaan pembunuhan diyakini bersembunyi.

Peraih Nobel Perdamaian hampir kehilangan nyawanya saat tertembak dua kali, setelah pemberontak loyalis Alfredo Reinado melakukan serangan fajar pada Presiden dan Perdana Menteri Xanana Gusmao di Dili.

Keadaan darurat dinyatakan di Timor Leste setelah serangan, dan akan berakhir pada Selasa.

“Pasukan keamanan akan melanjutkan pemeriksaan daerah Ermera tempat pemimpin pemberontak Gastao Salsinha diyakini bersembunyi.” kata Horta.

Salsinha mengambil alih kepemimpinan tentara pemberontak setelah pemimpin pemberontak Reinado terbunuh dalam serangan di kediaman resmi Presiden.

Negara Asia yang termuda belum dapat meraih kestabilan sejak merdeka dari Indonesia tahun 2002. (Reuters/Lala/Internasional)

Tidak ada komentar: