(Jakarta) – Mantan Gubernur Jakarta Sutiyoso hanya setuju pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat miskin dalam kerangka kondisi emergency saja --setelah pemerintah menaikkan harga BBM.
“Saya sendiri kurang sependapat BLT. Tapi kalau itu hanya emergency tidak apa-apa,” kata Sutiyoso di sela-sela acara Seminar Nasional ‘Potret Indonesia: 100 Kebangkitan Nasional dan 10 Tahun Reformasi’ di Jakarta, Sabtu (31/5).
Menurut Sutiyoso, yang lebih utama adalah bagaimama membentuk karakter masyarakat kita yang tahan banting terhadap berbagai kondisi ekonomi apapun.
“Ke depan meskinya masyarakat kita ajarkan sebagai fighter. Bagaimana orang tidak mudah menyerah dengan keadaan. Kalau mereka hanya terima uang saja itu secara psikologis memang tidak baik karena kita bisa jadi bangsa pemalas,” ujar Sutiyoso.
Dia menambahkan , dalam pemberian BLT ini pemerintah juga sebaiknya memperhitungkan kenaikan harga-harga kebutuhan lain akibat keputusan kenaikan harga BBM.
“BLT sekian ratus ribu untuk sekian keluarga itu kan sebenarnya bisa dihitung cukup atau tidaknya karena mereka tidak hanya dihadapkan dengan kenaikan BBM tapi juga kenaikan harga kebutuhan lainnya,” pungkasnya. (Mimie/Nurseffi/Adi/Pol_pemrintahana)
31 Mei 2008
BLT Hanya Untuk Kondisi Darurat
Posting Time
12:15:00 PM
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar