(Jakarta) – Pemerintah akan segera berkampanye untuk menumbuhkan budaya hemat energi. Kampanye ini digulirkan seiring tingginya harga minyak dunia.Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) M Nuh di Jakarta, Kamis (1/5).
“Kita akan berkampanye mulai dari (media-red) cetak, elektronik dan juga tempelan,” jelasnya.
Selanjutnya, kata Menkominfo, kampanye penghematan akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.
Sementara, sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan situasi tren kenaikan harga minyak dunia, memaksa pemerintah membuat penyesuaian program penghematan energi untuk masyarakat seperti program konversi, smart card, dan kartu kendali.
“Tindakan itu akan tetap kita lakukan, karena itu penting, Indonesia tak bisa kalau tetap menggunakan pola konsumsi seperti sekarang,” papar Menkeu.
Keputusan pembatasan konsumsi atau kenaikan BBM, kata Menkeu tidak mudah pasalnya dari penghambatan tersebut pasti ada konsekuensinya, paling minimal terutama bagi masyarakat menegah ke bawah.
“Kita lihat dari pengeluaran dan penerimaan kalau kita lakukan katakanlah penghematan seperti sekarang dengan berbagai tindakan ini dan bisa dilakukan dengan segera versus kenaikan dengan beberapa presentasi tertentu, semua akan dimatangkan proses ini sedang kita lakukan,” pungkasnya. (Renny/Eko/Keuangan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar