| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

25 Mei 2008

PKS dan PAN Disarankan Tarik Menterinya.

(Jakarta) – Partai Keadilan Sejahtera (PAN) dan Partai Amanat Nasional (PKS) di sarankan untuk menarik menterinya dari pemerintahan yang berkuasa saat ini untuk menunjukkan keberpihakannya pada rakyat.

“PKS dan PAN mesti mundur dari kabinet jika bila betul-betul berpihak pada rakyat, bukan sekedar interpelasi di DPR, “ kata pengamat politik M. Fadjroel Rahman kepada Indonesia Ontime, Minggu (25/5).

Sebelumnya, Fraksi PAN telah menyatakan menolak kenaikan harga BBM, sedangkan FPKS tidak mengeluarkan sikap resminya. Namun, setelah ada pengumuman kenaikan harga BBM FPKS menyatakan akan menggunakana hak interpelasinya.

Keputusan PKS dan PAN mendukung kenaikkan BBM, berpotensi untuk mengurangi dukungan rakyat kepada kedua partai ini. Menurut Fadjroel, sduah dua kali PKS dan PAN mendukung pemerintah menaikan harga BBM, yaitu pada Maret 2005 dan Oktober 2005.

Dalam Kabinet Indonesia Bersatu, terdapat empat orang menteri yang merupakan ‘representasi’ PKS dan PAN. Dua menetri dari PKS adalah Menteri Pertanian Anton Apriyantono dan Menpora Adhyaksa Dault, sedangkan dari PAN adalah Mensesneg Hatta Rajasa dan Mendiknas Bambang Sudibyo. (Mimie/Adi/Pol-Pemerintahan)

Tidak ada komentar: