(Islamabad) – Pakistan memperingatkan negaranya tidak akan mentolerir segala pelanggaran yang terjadi di perbatasannya. Hal ini dikemukakan Perdana Menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani.
Gilani menegaskan Pakistan tidak campur tangan dengan urusan negara lain dan tidak akan memperkenankan adanya gangguan dalam batas wilayah dan segala urusannya.
Peringatan tersebut diumumkan setelah Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengancam akan mengirimkan pasukan melintasi perbatasan menuju Pakistan untuk menghadapi militan yang berbasis disana.
Kata Karzai, negaranya berhak membalas dengan “membela diri” jika prajurit militan menyeberang dari Pakistan.
Namun Gilani menanggapinya dengan mengatakan perbatasan diantara kedua negara terlalu panjang untuk dijaga. (BBC/Lala/Internasional)
Gilani menegaskan Pakistan tidak campur tangan dengan urusan negara lain dan tidak akan memperkenankan adanya gangguan dalam batas wilayah dan segala urusannya.
Peringatan tersebut diumumkan setelah Presiden Afghanistan Hamid Karzai mengancam akan mengirimkan pasukan melintasi perbatasan menuju Pakistan untuk menghadapi militan yang berbasis disana.
Kata Karzai, negaranya berhak membalas dengan “membela diri” jika prajurit militan menyeberang dari Pakistan.
Namun Gilani menanggapinya dengan mengatakan perbatasan diantara kedua negara terlalu panjang untuk dijaga. (BBC/Lala/Internasional)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar