| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

22 Juli 2008

Jaksa Agung Minta Para Jaksa Patuhi Perintah Harian

(Jakarta) – Jaksa Agung Hendarman Supandji meminta kepada para jaksa agar memperhatikan perintah harian yang diberikan, hal itu setidaknya bisa memperbaiki nama kejaksaan agung yang sudah tercoret pasca penangkapan Jaksa Urip Tri Gunawan.

“Saya selaku Jaksa Agung RI menyampaikan empat perintah,” demikian Hendarman dalam pidatonya memperingati Hari Bhakti Adyaksa 2008 di Kejagung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Selasa (22/7).
Perintah pertama, ujar Hendarman, tekuni semua bidang pekerjaan secara professional dan dengan integritas yang tinggi.

“Dua, tegakkan hukum selama hayat di kandung badan, hindari segala bentuk perbuatan tercela dan jangan mencederai hati rakyat,” lanjut Hendarman.

Yang ketiga, tambah Hendarman, jaksa diminta melaksanakan enam tertib, yaitu tertib adminstrasi, tertib anggaran, tertib peralatan, tertib perkantoran, tertib disiplin kerja, dan tertib kepegawaian untuk meningkatkan kualitas kinerja.

“Satu musuh sudah cukup banyak, dan seribu sahabat masih kurang karena pada hakekatnya musuh kita bukan manusia, tetapi perbuatan melanggar hukum yang merugikan bangsa dan negara,” terang Hendarman dalam perintah keempatnya.

Selain itu, Hendarman juga yakin badai yang saat ini sedang menggelayuti kejaksaan, akan berlalu jika sungguh-sungguh diupayakan untuk memperbaikinya. “Pada suatu hari badai pasti akan berlalu jika kita sungguh-sungguh ingin membuktikan diri melalui kerja yang nyata. Pesan saya berikanlah yang terbaik bagi bangsa dan negara, bukan sebaliknya menuntut terlalu banyak dari bangsa dan negara,” tukas Hendarman. (Willy/Dhita)

Tidak ada komentar: