| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

22 Juli 2008

Kerugian Besar Penyulingan Raksasa Minyak Di China Pada Kwarta Pertama

(Beijing) - PetroChina dan Sinopec, dua perusahaan minyak terluas, menderita kerugian dalam penggabungan penyulingan sebesar 5,71 milyar Yuan (837,24 juta U.S. dollar) pada setengah tahun pertama 2008 sehingga terjadi penambahan biaya produksi mereka padahal harga minyak mentah dunia sedang membumbungnya tinggi.

Kerugian yang dialami sebesar 47,9 persen lebih tinggi daripada periode yang sama tahun lalu, dikutip oleh Beijing Times Senin lalu dari Feng Shiliang,deputi sekretaris jenderal Assosiasi Industri Kimia dan China Petroleum.

Perusahaan minyak negara tersebut mengalami kerugian uang untuk setiap barel-nya dari penyulingan minyak asing dan menjualnya pada konsumen dalam negeri. Kondisi nyata adalah rakyat China tidak mampu menghadapi kenaikan harga ini sekalipun penyulingan minyak ini dilakukan pemerintahnya sendiri, dikatakan analis pasar.

Harga minyak mentah dunia melanda lebih dari 50 persen sejak November dan sekarang mendekati sekitar 130 U.S. dollar per barel.

Mereka cenderung akan tetap pada level tinggi pada separuh kedua, antara 140 U.S. dollar dan 150 U.S. dollar per barel, yang berarti memungkinkan kenaikan dalam penyulingan harga minyak dalam negeri, dikatakan Feng.

Pemerintah melakukan kenaikan tersebut merujuk pada harga retail gasoline dan diesel sebesar 6,980 Yuan dan 6,520 Yuan per ton dibulan Juni, berturut-turut lebih dari 16 persen dan 50 persen.(Xinhuanet/Nunyunda)

Tidak ada komentar: