| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

22 Juli 2008

Polusi Udara AS Akibatkan Dampak Serius Pada Ekosistem

(Washington) – Laporan terbaru yang dirilis Institut Cary untuk Kajian Ekosistem dan Konservasi Alam menemukan bahwa polusi udara menurun ke tiap tipe ekosistem utama di Amerika Serikat bagian timur laut dan Atlantik tengah.

Laporan ini adalah yang pertama kalinya menganalisa dampak skala besar bahwa empat polutan udara telah menjalar melewati cakupan luas tipe-tipe habitat. Adapun, mayoritas kajian terbaru berfokus pada satu polutan individual.

“Kemanapun kita melihat, kita menemukan bukti polusi udara merugikan sumber daya alam. Tidakan tegas dibutuhkan jika kita merencanakan untuk memelihara fungsi ekosistem untuk generasi masa depan,” kata Gary Lovett, ahli ekologi Institut Cary dan penulis utama laporan.

Unsur dari polutan mencakup sulfur, nitrogen, merkuri, dan ozon tingkat permukaan, sebagian besar berasal dari cerobong asap, pipa pembuangan gas-gas kotor, dan operasi pertanian. Sementara pada awalnya naik ke udara, zat polutan tersebut pada akhirnya kembali ke daratan, untuk kemudian mengkontaminasi tanah dan air.

Emisi yang naik ke udara dapat bepergian dalam jarak jauh sebelum kembali ke daratan. Karena berdasarkan jurusan angin AS bagian timur mencakup perindustrian besar dan sumber polusi kota, maka area itu menerima simpanan polusi air level tertinggidi Amerika Utara. Ini merupakan kabar buruk bagi kehidupan rimba yang rentan, produktivitas hutan, kesehatan tanah, sumber air, dan akhirnya, perekonomian.

Untuk itu, para penulis mendesak pembuat kebijakan AS menetapkan standar kualitas air yang baru berdasarkan muatan kritik. Hal ini dirumuskan sebagai level maksimum simpanan polusi yang dapat ditoleransi ekosistem sebelum dampak merugikan terjadi. (Xinhua/Lala/Internasional)

Tidak ada komentar: