| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

15 Juli 2008

Popularitas PDI-P Masih Berada Di Posisi Teratas

(Jakarta) – Popularitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih menduduki posisi teratas, 20,3 persen. Namun, pemilih yang belum bisa menentukan pilihannya lebih jauh menggungguli yaitu sebanyak 30 persen.

Demikian hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang disampaikan Ketua Tim Survei Nico Harjanto di kantor CSIS, Jakarta, Selasa (15/7).

“Mayoritas pemilih sudah konsisten memiliki pilihan partai. Diantaranya yang sudah menentukan pilihannya PDIP merupakan yang paling populer.,” ujarnya.

Berdasarkan hasil survei yang diselenggarakan pada 11-17 Mei tersebut, Partai Golkar berada di posisi kedua dengan tingkat popularitas 18,1 persen, disusul PKS 11,8 persen, PKB 6,8 persen, Demokrat 5,2 persen, PPP 2,7 persen, serta PAN berada di urutan ke tujuh.

Namun, menurut Nico tingkat loyalitas pemilih dalam memilih partai yang sama pada pemilu 2009 mendatang, PDIP disalip PKS yang menempati urutan pertama 75,4 persen dan Golkar 61 persen.

“Pemilih PDIP pada pemilu 2004 ada kecenderungan pindah dukungan ke Golkar, PKS, PKB, Demokrat, dan PPP. Tapi itu tidak mengindikasikan suara PDIP akan turun karena bisa jadi suara partai lain ada juga yang beralih ke PDIP,” jelas Nico.

Sedangkan suara PKS yang pindah, lanjut Nico tidak akan beralih mendukung PDIP dan PKB. Pasalnya, kedua partai ini memiliki memiliki basis ideologi yang jauh berbeda dengan PKS. PDIP partai nasionalis, PKB Islam tradisional, sedangkan PKS adalah partai berbasis Islam modern. (Mimie)



Tidak ada komentar: