(Washington) – Perwakilan angkasa luar AS, NASA, mengatakan penyelidikan mengenai planet Mars telah menetapkan bahwa jejak air ditemukan di planet tersebut.
Menurut NASA, air teridentifikasi ketika contoh tanah yang diambil kapal Phoenix Mars Lander dari 5 sentimeter di bawah permukaan tanah menghasilkan uap air saat dipanaskan.
Pada bulan Juni, NASA mengatakan pesawat pendarat menemukan air es. Namun, penemuan terakhir itu adalah untuk yang pertama kalinya kadar air yang sesungguhnya dipastikan berada di Mars.
Hal ini meningkatkan indikasi kemungkinan bahwa kehidupan itu ada atau memang telah ada di Mars, karena air merupakan unsur penting dalam kehidupan.
Penyelidikan Phoenix mendarat di Mars pada bulan Mei, dan telah mengambil sampel tanah untuk menentukan apakah planet keempat dalam tata surya itu memiliki kemampuan dalam menopang hidup.
NASA juga memutuskan untuk memperpanjang misi Phoenix selama lima minggu hingga 30 September guna mengadakan penyelidikan lebih lanjut. (NHK/Lala/Internasional)
Menurut NASA, air teridentifikasi ketika contoh tanah yang diambil kapal Phoenix Mars Lander dari 5 sentimeter di bawah permukaan tanah menghasilkan uap air saat dipanaskan.
Pada bulan Juni, NASA mengatakan pesawat pendarat menemukan air es. Namun, penemuan terakhir itu adalah untuk yang pertama kalinya kadar air yang sesungguhnya dipastikan berada di Mars.
Hal ini meningkatkan indikasi kemungkinan bahwa kehidupan itu ada atau memang telah ada di Mars, karena air merupakan unsur penting dalam kehidupan.
Penyelidikan Phoenix mendarat di Mars pada bulan Mei, dan telah mengambil sampel tanah untuk menentukan apakah planet keempat dalam tata surya itu memiliki kemampuan dalam menopang hidup.
NASA juga memutuskan untuk memperpanjang misi Phoenix selama lima minggu hingga 30 September guna mengadakan penyelidikan lebih lanjut. (NHK/Lala/Internasional)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar