| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

01 Agustus 2008

‘Tua-Muda Tidak Penting’

(Jakarta) - Wakil Ketua DPD La Ode Ida menilai tidak perlu ada dikotomi tua dan muda dalam bursa pencalonan presiden pada pemilu 2009.

“Saya setuju dengan calon muda tetapi saya tidak mau ada dikotomi tua atau muda, karena belum tentu yang muda lebih mampu memimpin dan memiliki kapabilitas yang lebih baik dibanding yang senior,” kata laode dalam sebuah diskusi di Gedung Nusantara III, DPR, Jakarta, Jumat (1/8).

Menurut La Ode, menjelang pertarungan di 2009, sebaiknya semua capres dilemparkan ke masyarakat untuk dinilai.

“Kita jajarkan semuanya mulai dari SBY, Megawati, Wiranto, Sutiyoso, Sri sultan Hamengku Buwono, JK, Rizal Malarangeng, Ginanjar Kartasasmita, Fadjroel Rachman, semuanya kita tunjukan ke public, mana sebetulnya yang dianggap memiliki kapabilitas untuk selesaikan kondisi bangsa yang sedang semrawut seperti ini,” terang La Ode.

Senada dengan La Ode, Pengamat Politik dari Universitas Paramadina Yudi Latif menyatakan, mengenai faktor usia bukanlah hal yang penting. “Sebenarnya bukan tua dan muda, tapi yang lebih penting adalah quality of judgement yaitu kemampuan untuk memilih keputusan yang baik. Ini tidak ditentukan oleh senioritas tapi ditentukan kapasitas,” ungkapnya. (Nurseffi)

Tidak ada komentar: