| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

09 Oktober 2008

Korea Utara Akan Luncurkan 10 Rudal

(Pyong Yang) – Korea Utara tengah mempersiapkan diri untuk meluncurkan 10 rudak jarak pendek, sehingga militer Korea Selatan disiagakan. Menurut laporan media di Korea Selatan, Korea Utara diduga menembakkan sedikitnya satu rudal dua hari lalu.

Harian Chosun Ilbo dan kantor berita Yonhap melaporkan hal tersebut dengan mengutip laporan intelejen bahwa peluncuran baru ini segera akan dilakukan.

Sumber pemerintah Korea Selatan menyebutkan sebuah satelit Amerika Serikat berhasil mendeteksi persiapan bagi peluncuran 10 rudal jarak pendek itu di Chodo, sebuah pangkalan angkatan laut yang terletak di sebuah pulau.

Harian Chosun Ilbo mengatakan bahwa militer Korea Selatan bersiaga, setelah adanya laporan bahwa Korea Utara bisa menembakkan rudal jarak pendek permukaan ke kapal, dan kapal ke kapal.

"Beberapa agen mengatakan belasan rudal KN-01 permukaan ke kapal dan rudal Styx kapal ke kapal disiapkan untuk ditembakkan dari daerah di dekat Chodo." kata harian tersebut.

"Ini akan menjadi rekor yang belum pernah dilakukan sebelumnya, bila Korea Utara meluncurkan semua roket tersebut," tambah harian tersebut, sambil menambahkan bahwa di tahun 2006, Korea Utara melakukan uji coba terhadap tujuh rudal balistik jarak menengah dan jauh.

Dikatakan KN-01 ini merupakan versi yang lebih canggih dari rudal Silkworm buatan China, dan memiliki jarak tembak sekitar 110-120 km. Styx bisa mencapai sasaran antara 46-50 km.

"Pihak intelejen di sini memperkirakan bahwa Korea Utara akan menembakkan sedikitnya lima sampai tujuh rudal, karena larangan berlayar di sekitar wilayah tersebut akan berlangsung sampai 15 Oktober, dan Korea Utara sudah mendesak kapal-kapal untuk tidak berlayar di wilayah tersebut." kata koran Chosun Ilbo.

Media Korea Selatan berspekulasi bahwa peluncuran rudal dari Korea Utara itu sebagai reaksi atas perayaan 60 tahun angkatan bersenjata Korea Selatan yang tengah berlangsung.

Hari Jumat adalah juga perayaan ulang tahun partai komunis Korea Utara, dan para pengamat tertarik untuk melihat apakah pemimpin Korea Utara Kim Jong-il akan tampil setelah baru-baru ini dilaporkan terkena stroke. (BBC/Lala/Internasional)

Tidak ada komentar: