| UTAMA | | ENGLISH | | BERITA FOTO | | ULASAN | | DIALOG | | REDAKSI | | RISET - POLLING |

11 Oktober 2008

Politisi Jangan Ambil Kesempatan Dari Krisis

(Jakarta) - Politisi jangan ambil kesempatan untuk memperoleh keuntungan terkait keadaan perekonomian Indonesia yang merupakan dampak dari krisis keuangan global. Sebab mereka beranggapan jika kondisi semakin memburuk maka SBY tidak akan terpilih lagi.

Hal ini disampaikan pengamat ekonomi Faisal Basri dalam diskusi bertemakan ‘Kesiapan Indonesia dalam Menghadapi Krisis Global’, di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (11/10).

“Situasi ini akan dimanfaatkan para politisi kurang matang dan mereka akan senang sekali melihat Indonesia tambah susah. Itu berarti ini merupakan delegitimasi terhadap SBY. sebab kalau ekonomi tidak tertangani terus maka SBY juga akan susah dipilih kembali,” jelas Faisal.


Menurut Faisal, politisi yang melakukan tindakan tersebut adalah politisi jahat sebab mereka bukan membantu memperbaiki keadaan namun malah memperkeruh.”Mereka tidak ada upaya, walaupun itu di luar sistem untuk turut serta memperbaiki dan membenahi keadaan ekonomi. Mereka berpikir jika kondisi ekonomi semakin buruk maka mereka berpeluang untuk terpilih lebih tinggi. Itu adalah politisi jahat.”

Pada kesempatan yang sama, Faisal mengajak kepada para politisi untuk tidak bertindak seperti itu dan lebih berpikir ke depan. “Wahai para politisi jangan berperilaku seperti itu, karena kalau ekonomi semakin burukpun nanti ia yang menggantikan apabila menang dalam pemilu dan duduk di pemerintahan itupun akan sulit,” paparnya. (Taupik/Nurseffi)

Tidak ada komentar: