(Jakarta) – Ketua DPR Agung Laksono menegaskan, dirinya tidak akan mencampuri urusan rumah tangga para partai politik, meskipun pengurus-pengurus yang berada di dalamnya adalah para anggota dewan yang memiliki posisi penting di DPR.“Saya tidak bisa berbuat apa-apa, tentu berharap bahwa akhirnya PKB melakukan islah, ada semangat islah yang diperoleh melalui MLB, selebihnya saya tidak bisa ikut campur, saya hanya berharap bahwa kepemimpinan DPR dan posisi cak imin (Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar-red) sebagai Wakil Ketua DPR tentu tidak ada masalah lagi,” kata Agung kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/4).
Pernyataan tersebut disampaikan Agung menanggapi pernah adanya pernyataan Gus Dur yang tidak menyetujui Muhaimin menjadi Wakil Ketua DPR. “Itu kewenangan sepenuhnya di PKB sendiri, bisa saja tidak tertutup kemungkinan ada sesuatu, tergantung pada hasil MLB (Muktamar Luar Biasa-red), namun karena ini rumah tangga partai saya tidak bisa ikut campur lebih jauh,” terang Agung.
Ketika ditanya apakah DPR akan melakukan recall (diganti posisinya sebagai anggota parlemen-red) terhadap Muhaimin, Agung mengatakan, kewenangan itu ada id parpol. “Ketentuannya tentu parpol yang berwenang, sesuatu keputusan yang berkaitan dengan recalling itu adalah kewenangan parpol, kemudian ditindaklanjuti oleh dpr,” tukasnya. (Nurseffi/Dhita/Politik-Parpol)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar